Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Malaysia Siap Blokir Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Demi Lindungi Generasi Digital

📅 Senin, 24 Nov 2025, 21:30 WIB | Oleh:
Malaysia Siap Blokir Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Demi Lindungi Generasi Digital Doc: TRT World
Ket. 72 persen responden di Malaysia setuju bahwa penggunaan media sosial harus dibatasi di kalangan anak-anak.

JAKARTA - Pemerintah Malaysia tengah membahas kebijakan yang melarang anak di bawah umur 16 tahun membuat akun media sosial mulai tahun depan. Langkah ini diambil sebagai upaya memperketat akses digital demi meningkatkan perlindungan anak dari potensi bahaya online.

Menteri Komunikasi Malaysia, Fahmi Fadzil, menyatakan bahwa aturan ini terinspirasi dari kebijakan negara seperti Australia yang telah menerapkan pembatasan umur untuk pengguna media sosial. Dia berharap platform media sosial akan patuh pada regulasi baru tersebut agar dapat menciptakan lingkungan internet yang lebih aman. 

"Kami berharap tahun depan, platform media sosial akan mematuhi keputusan pemerintah untuk melarang mereka yang berusia di bawah 16 tahun membuka akun media sosial," kata Fahmi dalam sebuah video yang diunggah daring oleh harian Malaysia The Star.

Menurut survei yang dikutip, sekitar 72 persen responden di Malaysia setuju dengan pembatasan ini karena khawatir soal dampak negatif media sosial terhadap anak. Pemerintah sendiri menekankan bahwa tujuan utamanya bukan sekadar membatasi kebebasan, tetapi mencegah risiko kejahatan siber dan paparan konten negatif. 

"Jadi saya yakin... jika pemerintah, instansi pemerintah, dan orang tua masing-masing memainkan perannya, kita dapat memastikan bahwa internet di Malaysia tidak hanya cepat... tetapi yang terpenting, aman, terutama bagi anak-anak dan keluarga," tambahnya.

Selain soal umur, kebijakan ini akan mengharuskan platform media sosial yang memiliki lebih dari delapan juta pengguna di Malaysia untuk mendapatkan lisensi resmi. Hal ini menjadi bagian dari regulasi keamanan digital yang lebih ketat. 

Beberapa parlemen mendukung rencana tersebut dengan meminta adanya mekanisme verifikasi usia pengguna saat mendaftar akun. Verifikasi ini dianggap penting agar aturan bisa dijalankan secara efektif tanpa bisa dilewati oleh anak-anak. 

Perdebatan muncul soal bagaimana caranya menegakkan larangan ini tanpa merusak privasi atau kebebasan ekspresi. Namun, pihak pemerintah menyebut peran orang tua dan lembaga terkait sangat penting dalam mengawasi aktivitas digital anak. 

Jika kebijakan ini disetujui, Malaysia akan bergabung dengan beberapa negara yang sudah lebih dulu menerapkan pembatasan usia di internet. Hal ini menandai perubahan signifikan dalam bagaimana negara mengatur penggunaan media sosial oleh anak-anak. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

39 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.