Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

LinkedIn, Raksasa Jejaring Bisnis yang Kini Berusia 20 Tahun

📅 Jumat, 10 Feb 2023, 12:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
LinkedIn, Raksasa Jejaring Bisnis yang Kini Berusia 20 Tahun Doc: souvik banerjee/unsplash
Ket. LinkedIn bertahan dua dekade di tengah menjamurnya berbagai platform media sosial.

Theo Tzanidis, University of the West of Scotland

Ketika seseorang menyebut media sosial, LinkedIn mungkin tak serta merta muncul di benak kita. Tapi tak ada yang bisa menyangkal bahwa situs jejaring bisnis ini tahan banting: LinkedIn kini genap berusia 20 tahun sejak pertama kali berdiri di Silicon Valley, Amerika Serikat (AS).

LinkedIn adalah buah pikiran dari Reid Hoffman. Ia adalah pengusaha asal AS yang pernah bekerja untuk sebuah platform media sosial milik Apple sebelum meluncurkan platfom miliknya sendiri, SocialNet, pada 1997. Sayangnya, situs kencan dan jejaring profesional tersebut kandas dalam dua tahun setelah gagal menemukan cukup basis pengguna.



Hoffman kemudian menjadi manajer senior di PayPal, dan mengantungi uang dalam jumlah besar ketika platform pembayaran digital itu dibeli oleh eBay pada 2002. Uang inilah yang membantunya mendirikan LinkedIn bersama mantan kolega-koleganya di SocialNet pada 28 Desember 2002. Hoffman menjadi CEO pertama LinkedIn sebelum akhirnya menjadi executive chairman.

Ini adalah masa ketika orang-orang menyadari pentinngnya keterhubungan individu dan interaksi peer-to-peer (rekan ke rekan). Platform LinkedIn diluncurkan pada Mei 2003, sebelum Myspace dan Facebook ada. Tapi ketika keduanya maupun platform lain seperti Friendster menyasar pasar konsumen, Hoffman selalu memfokuskan LinkedIn pada dunia bisnis.

Bagaimana LinkedIn Tumbuh

LinkedIn awalnya dirancang sebagai tempat bagi pengguna untuk membagikan CV dan membangun jejaring dengan orang-orang yang dapat memberikan mereka rekomendasi profesional. Butuh waktu bagi LinkedIn untuk menemukan pijakannya - melalui inovasi yang memungkinkan pengguna menggunggah daftar kontak mereka (2004), serta membuka lowongan pekerjaan (2005) dan membuat profil publik (2006).

LinkedIn masuk ke ranah internasional pada akhir dekade 2000-an, membuka kantor di Inggris pada 2008, dan meluncurkan versi bahasa Spanyol dan Prancis pada tahun yang sama. Jeff Weiner, sebelumnya dari Yahoo, masuk sebagai CEO setahun berselang, seiring dengan metamorfosis perusahaan menjadi bisnis yang serius.

Platform tersebut menghasilkan laba dari fitur-fitur premium yang memungkinkan pengguna untuk melakukan hal-hal seperti mengirimkan pesan ke luar jaringan mereka, mengirimkan email dan mengakses portal analisis data. LinkedIn juga menyediakan tempat dan paket iklan untuk membantu perekrut menggaet pencari kerja yang sesuai kebutuhan.

LinkedIn merambah pasar saham pada 2011 dengan valuasi senilai US$9 miliar (Rp 136,24). Hasil penjualan sahamnya mendanai sejumlah besar akuisisi yang secara bertahap menghadirkan berbagai fitur baru ke dalam platform, seperti kemampuan mengunggah artikel (2015) dan video (2017).

Microsoft kemudian mengakuisisi LinkedIn pada tahun 2016 lewat transaksi senilai US$26 miliar. Dengan bergabungnya Hoffman ke jajaran eksekutif raksasa teknologi asal Seattle tersebut, dan Weiner masih menjadi CEO LinkedIn hingga sekarang, Microsoft menerapkan kepemilikan yang cenderung minim intervensi.

Diuntungkan Pandemi

Kini, LinkedIn bisa dikatakan sebagai media sosial terbesar ketujuh setelah Facebook/Messenger, YouTube, WhatsApp, Instagram, Twitter dan Tik Tok. Pada 2021, platform tersebut memiliki hampir 824 juta pengguna dari 200 negara dan wilayah. Sekitar 6% (49 juta) adalah pelanggan premium yang membayar minimal $29,99 (atau sekitar Rp 450 ribu) per bulan.

Fokus bisnis LinkedIn tak hanya berhasil menarik basis pengguna kelas atas, tapi juga anak muda. Mayoritas (59%) pengguna berusia 25-34, disusul oleh kelompok usia 18-24 (20%) dan 35-54 (18%). Perusahaan berhasil membukukan pemasukan US$10 miliar lebih pada 2021.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

42 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.