Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lindungi Konsumen, BPKN Dukung Evaluasi Program MBG Ramadan

📅 Jumat, 27 Feb 2026, 13:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lindungi Konsumen, BPKN Dukung Evaluasi Program MBG Ramadan Doc: ANTARA 
Ket. Petugas menyiapkan telur rebus untuk paket Makan Bergizi Gratis (MBG) Ramadhan di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pontianak Selatan di Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (23/2/2026).

JAKARTA – Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) mendukung penuh langkah Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengevaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan, termasuk perbaikan kemasan, komposisi menu, dan standar distribusi.

Ketua BPKN RI, Mufti Mubarok, mengatakan evaluasi tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan Program MBG benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya.

"BPKN mendukung penuh langkah BGN dalam mengevaluasi Program MBG selama Ramadan. Ini adalah bentuk tanggung jawab negara dalam menjamin hak konsumen atas pangan yang aman, bergizi, dan layak konsumsi," ujar Mufti Mubarok dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (27/2).

Mufti menegaskan Program MBG merupakan program strategis nasional yang menyangkut hak dasar masyarakat, sehingga kualitas, keamanan, dan transparansi, harus menjadi prioritas utama.

"Program MBG adalah bentuk layanan publik yang menyentuh langsung masyarakat. Oleh karena itu kualitas makanan, keamanan kemasan, serta transparansi pelaksanaan harus dijaga. Evaluasi yang dilakukan BGN merupakan langkah tepat dan perlu didukung semua pihak," ujar dia.

Menurutnya, BPKN sebagai lembaga negara yang bertugas melindungi hak konsumen akan terus mengawal pelaksanaan program tersebut agar sesuai dengan prinsip perlindungan konsumen sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Mufti juga mendorong BGN untuk terus melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, sekolah, dan lembaga pengawas, dalam proses evaluasi dan perbaikan program.

"Evaluasi berkala sangat penting untuk memastikan Program MBG tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, mungkin diperlukan lembaga pengawas BGN atau semacam dewan pengawas," paparnya.

BPKN menilai langkah evaluasi ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program pemenuhan gizi nasional, khususnya selama bulan Ramadan.

BGN sebelumnya menyatakan Program MBG selama Ramadan disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat, termasuk menyediakan paket makanan yang dapat dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Selain itu BGN terus meningkatkan kualitas menu dan kemasan guna menjamin keamanan pangan serta memenuhi standar gizi nasional.

Evaluasi yang dilakukan BGN mencakup aspek kemasan makanan, komposisi gizi, hingga transparansi penggunaan anggaran, guna memastikan program berjalan sesuai standar kesehatan dan tepat sasaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.