Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lestari Moerdijat: Gerakan Pemuda dan Perempuan Rawat Moral Kebangsaan dan Inisiator Proses Pembangunan Bangsa

📅 Sabtu, 18 Okt 2025, 08:35 WIB | Oleh:
Lestari Moerdijat: Gerakan Pemuda dan Perempuan Rawat Moral Kebangsaan dan Inisiator Proses Pembangunan Bangsa Doc: istimewa
Ket. Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat pada Seminar Nasional bertema Generasi Muda dan Perempuan: Pilar Kebangsaan di Tengah Dinamika Demokrasi yang diselenggarakan Badan Koordinasi Korps HMI-Wati (Kohati) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jawa Tengah-DIY di Semarang, Jawa Tengah.

JAKARTA - Gerakan pemuda dan perempuan adalah sinergi dua kekuatan sosial untuk merawat moral kebangsaan sekaligus inisiator dalam proses pembangunan bangsa. 
"Oktober adalah bulan dimana gerakan pemuda yang melahirkan Sumpah Pemuda dan Kongres Perempuan yang diinisiasi Kowani pada 1928 mendorong terjadinya perubahan untuk mewujudkan kemerdekaan," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, kemarin. 
Pernyataan itu disampaikan Lestari pada Seminar Nasional bertema Generasi Muda dan Perempuan: Pilar Kebangsaan di Tengah Dinamika Demokrasi yang  diselenggarakan Badan Koordinasi Korps HMI-Wati (Kohati) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jawa Tengah-DIY di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (15/10). 
Menurut Lestari, Konstitusi UUD 1945 menyatakan bahwa setiap warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan, serta wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. 
Termasuk, jelas Rerie, sapaan akrab Lestari, kesamaan hak dan kewajiban berperan aktif dalam proses pembangunan. 
Menurut Rerie, generasi muda dan perempuan harus mampu merealisasikan apa yang diamanatkan konstitusi. 
Berbagai tantangan dalam bentuk disinformasi, pragmatisme, ketidakpedulian, dan kesenjangan sosial, tegas Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu, harus mampu dijawab dengan berbagai upaya peningkatan kapasitas intelektual dan keterampilan di berbagai bidang. 
Rerie sangat berharap, generasi muda, khususnya para anggota Kohati, mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi saat ini. 
Empat pilar kebangsaan, seperti Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, tegas Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, harus mampu dipahami untuk dijadikan dasar dalam bersikap di keseharian. 
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu meyakini, generasi muda, terkhusus para anggota Kohati, memiliki kemampuan menggerakkan masyarakat dalam upaya membangun bangsa, untuk mewujudkan cita-cita bersama. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.