Kuba Ungkap Identitas 32 Prajurit yang Tewas saat Melindungi Maduro dari Serbuan Delta Force AS
📅 Rabu, 07 Jan 2026, 06:19 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
HAVANA - Media pemerintah Kuba pada Rabu (7/1) mengungkap nama dan foto dari 32 tentara yang menurut mereka tewas saat berusaha melindungi Presiden Venezuela yang digulingkan, Nicolás Maduro dari penangkapan satuan Delta Force Angakatan Darat AS, akhir pekan lalu.
"Sebanyak 32 warga Kuba kehilangan nyawa mereka dalam aksi pertempuran dan setelah perlawanan sengit," demikian laporan dari Granma , surat kabar resmi Komite Sentral Partai Komunis Kuba, pada hari Selasa, menurut terjemahan AI.
Dari Newsweek, kematian para pria tersebut menunjukkan bahwa nasib ekonomi Kuba telah lama terkait erat dengan Venezuela di bawah kepemimpinan Maduro.
Kuba, negara komunis yang kekurangan dana, selama bertahun-tahun telah menukar dokter dan pasukan keamanannya dengan minyak Venezuela—sekitar 35.000 barel minyak per hari, menurut perkiraan terbaru.
Kesepakatan itu kini tampaknya terancam, karena Caracas sekarang berada di bawah tekanan berat dari blokade AS untuk membuka cadangan minyaknya yang sebagian besar belum dieksploitasi kepada perusahaan-perusahaan AS.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ke-32 Tentara Kuba Disebutkan Namanya
Para pejuang dari Kementerian Dalam Negeri Kuba:
Kolonel Humberto Alfonso Roca Sánchez (67 tahun)
Sebaiknya Anda baca juga:
Kolonel Lázaro Evangelio Rodríguez Rodríguez (62)
MayorRodney Izquierdo Valdes (51)
Mayor Ismael Terrero Ge (47)
Kapten Yoel Pérez Tabares (48)
Kapten Addriel Adrián Socarrás Tamayo (32)
Letnan Kolonel Orlando Osoria López (49)
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!