Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KPU Kota Semarang Rangkai Kotak Suara

📅 Kamis, 17 Okt 2024, 17:28 WIB | Oleh:
KPU Kota Semarang Rangkai Kotak Suara Doc: ANTARA/Zuhdiar Laeis
Ket. Petugas merangkai kotak suara untuk kepentingan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) di Gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Kamis (17/10).

SEMARANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Jawa Tengah, mulai merangkai kotak suara untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 dengan mengerahkan 50 pekerja.

Anggota KPU Kota Semarang M.A. Agung Nugrohodi Semarang, Kamis, menjelaskan bahwa perhitungan honor untuk perakitan setiap kotak suara adalah Rp2.000,00.

"Tinggal kalikan kemampuan mereka bisa menyelesaikan berapa kotak per orang. Nanti per kelompok itu akan menghitung dan diawasi oleh dari pihak KPU yang akan mencatat kemampuan dan honor mereka," katanya.

Menurut dia, pada pekerja tersebut hanya melakukan perakitan kotak suara dan setelah selesai akan dikemas dengan setiap kotaknya diisi perlengkapan logistik lainnya.

"Seperti Pemilu 2024. Jadi, nanti kami akanpackingdahulu ya, setiap kotak akan diisi logistik lain perlengkapan di TPS (tempat pemungutan suara), seperti tinta surat suara dan berbagai macam nanti disegel," katanya.

Untuk pengiriman kotak suara, kata dia, dijadwalkan pada H-3 atau 3 hari menjelang pelaksanaan Pilkada Kota Semarang 2024.

"H-3 itu paling lambat dari sini, dari gudang ke kecamatan. Nanti dibawa ke PPK (panitia pemilihan kecamatan) atau kecamatannya masing-masing H-1," katanya.

Diakui Koordinator Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kota Semarang itu bahwa pengamanan untuk kegiatan perakitan kotak suara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu memang tidak seketat pelipatan surat suara.

"Karena ini tahap satu, ya, ibaratnya logistik yang enggak bernyawa istilah kami. Kalau surat suara itu bernyawa, itu penting nanti penjagaannya lebih ketat, petugas logistik pergudangan itu akan diperiksa enggak boleh bawa benda tajam dan sebagainya," kata dia.

Sementara itu, Arif Budianto, salah satu pekerja perakit kotak suara, mengaku ikut kegiatan merangkai kotak suara pilkada karena terdorong kebutuhan hidup sehari-hari.

Kebetulan, warga Rejosari, Semarang Timur, itu telah keluar dari pekerjaannya di perusahaan ekspedisi dan saat ini memilih berwirausaha.

"Kebetulan lagioff, enggak kerja. Ya, sambilngisikekosongan sekalian dapat cuan," kata pria yang juga ikut merakit kotak suara pada Pemilihan Umum 2024.

Para perakit kotak suara itu terbagi dalam beberapa kelompok yang beranggotakan lima orang per kelompok. Sejauh ini, kata dia, perakitan kotak suara berjalan lancar.

"Alhamdulillah belum ada kendala. Ini karena sebelumnya sudah pernahngerakitpada pilpres kemarin. Untuk hitungannya, per karton Rp2.000,00," katanya.

Sebelumnya, KPU Kota Semarang telah menerima kebutuhan logistik pilkada berupa kota suara dalam dua tahap, yakni tahap pertama sebanyak 2.500 kotak dan tahap kedua 2.248 kotak. Kotak suara yang datang masih berupa lembaran sehingga perlu dirakit.

Untuk logistik berupa kotak suara, sudah lengkap sebanyak 4.748 kotak suara. Di samping itu, beberapa logistik juga sudah lengkap, antara lain, bilik suara 9.432 buah, kabel ties 28.296 buah, dan tinta 4.716 botol.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

35 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.