Korut Mungkin Batalkan Perjanjian Kerjasama Antar-Korea
📅 Kamis, 03 Okt 2024, 02:50 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/KCNA VIA KNS
PYONGYANG - Pemerintah Korea Utara (Korut) amat mungkin membatalkan kesepakatan kerjasama antar-Korea menyusul seruan amandemen konstitusi oleh pemimpin Kim Jong-un untuk menyatakan Korea Selatan (Korsel) sebagai musuh nasional terbesar.
Dilaporkan kantor berita Yonhap pada Rabu (2/10) waktu setempat, pembatalan kesepakatan Perjanjian Dasar Utara-Selatan yang ditandatangani pada 1991 tersebut akan disahkan pada rapat parlemen Korut pekan depan. "Korut kemungkinan besar akan mundur dari perjanjian kerjasama dengan Korsel di bidang politik dan militer, termasuk perjanjian dasar tersebut, setelah Pyongyang menolak kerja sama ekonomi dengan Seoul, Februari lalu," lapor Yonhap.
Sesi ke-11 untuk masa sidang ke-14 Majelis Rakyat Tertinggi (SPA) Korut akan berlangsung Senin (7/10) depan, sembilan bulan setelah Kim Jong-un mendorong penghapusan pasal-pasal terkait reunifikasi Korea dan perbatasan negara, termasuk batas laut.
Pada sebuah sidang SPA Desember lalu, Kim menyebut hubungan antar-Korea sebagai hubungan antara dua negara bermusuhan, sehingga menggugurkan narasi rekonsiliasi dan reunifikasi damai dengan Korsel. SB/Ant/Sputnik-OANA/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!