Korut Kecam Latihan Militer Korsel-AS
📅 Selasa, 05 Mar 2024, 19:21 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: YONHAP News
SEOUL - Pemerintah Korea Utara (Korut) mendesak agar Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) segera menghentikan latihan militer bersama, menilai latihan tersebut sebagai persiapan perang dan memberikan peringatan akan konsekuensinya.
Menurut Kantor Pusat Berita Korea Utara (KCNA) pada Selasa (5/3), pembicara Kementerian Pertahanan Korut menyampaikan bahwa latihan militer bersama Korsel dan AS telah dimulai dan berpotensi memperburuk stabilitas keamanan Semenanjung Korea di tengah gencatan senjata.
Latihan militer yang telah direncanakan berjumlah lebih dari duka kali lipat dari tahun sebelumnya, dan beberapa negara anggota Komando PBB juga akan turut berpartisipasi. Korut menilai latihan militer persiapan perang oleh negara nuklir terbesar dunia beserta sepuluh negara satelit lainnya tersebut tidak dapat dianggap sebagai aksi pertahanan.
Kementerian Pertahanan Korut menghubungi Seoul dan Washington DC dan meminta aksi yang dapat menyebabkan distabilisasi tersebut dihentikan, dan memberikan peringatan atas konsekuensinya. "Kami akan memonitor aksi gegabah pihak lawan dan melakukan aktivitas militer untuk mengontrol stabilitas keamanan," ungkap kementerian itu.
Korsel dan AS memulai latihan militer bersama tahunan Freedom Shield pada Senin (4/3) dan akan berlangsung hingga 14 Maret mendatang. KBS/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!