Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korsel, AS, dan Jepang Gelar Latihan Pelacakan Maritim

📅 Rabu, 11 Okt 2023, 02:25 WIB | Oleh:
Korsel, AS, dan Jepang Gelar  Latihan Pelacakan Maritim Doc: AFP/South Korean Defence Ministry
Ket. Latihan Maritim Trilateral | Kapal perang milik AL Korsel, AS, dan Jepang, berlayar bersama dalam formasi saat mengikuti latihan maritim gabungan di perairan internasional di laut lepas tenggara Pulau Jeju pada Selasa (10/10). Latihan gabungan ini fokus pada upaya mendeteksi dan melacak misil Korut.

SEOUL - Korea Selatan (Korsel), Amerika Serikat (AS), dan Jepang, pada Senin (9/10) menggelar latihan militer gabungan di laut lepas tenggara Pulau Jeju dan pada Selasa (10/10) melakukan latihan bersama untuk mendeteksi dan melacak misil Korea Utara (Korut). Latihan militer gabungan trilateral kali ini dilakukan untuk pertama kali dalam 7 tahun.

"Latihan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara ketiga menteri pertahanan dalam Konferensi Keamanan Asia pada Dialog Shangri-La ke-20 di Singapura pada Juni lalu serta hasil KTT Korsel, AS, dan Jepang, di Camp David pada Agustus lalu," ungkap Angkatan Laut Korsel.

Kapal-kapal perusak dari ketiga negara berpartisipasi dalam latihan kali ini, termasuk kapal perusak Aegis Yulgok Yi I dan kapal pendukung militer Cheonchi dari Korea Selatan, kapal induk USS Ronald Reagan dari AS, dan kapal Hyuga milik Jepang. Ini adalah latihan pertama yang dilakukan ketiga negara tersebut yang melibatkan kapal induk AS sejak April.

AL Korsel menyatakan bahwa, ketiga negara melakukan latihan kali ini sebagai bentuk upaya untuk mengembangkan kemampuan gabungan ketiga negara, guna menghadapi peningkatan ancaman misil dan nuklir Korut, sekaligus dalam upaya meningkatkan kemampuan melakukan operasi maritim gabungan.

Sebelumnya pada Minggu (8/10), AL Korsel, AS, dan Jepang, juga menggelar pertemuan komandan maritim di kapal induk USS Ronald Reagan yang beroperasi di laut lepas tenggara Pulau Jeju. Para komandan membahas tindakan balasan gabungan ketiga negara dalam menghadapi ancaman misil dan nuklir Korut yang semakin canggih, serta berbagai cara untuk memperkuat kerja sama keamanan maritim.

Secara khusus ketiga pihak juga melakukan tukar pendapat mengenai peringatan secara real-time tentang misil Korut yang disepakati oleh ketiga negara dalam pertemuan di Camp David pada Agustus lalu. SB/KBS/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.