Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korban Pesta Miras di Jember Bertambah Jadi Enam Orang

📅 Rabu, 31 Des 2025, 17:27 WIB | Oleh:
Korban Pesta Miras di Jember Bertambah Jadi Enam Orang Doc: Antara Foto
Ket. Barang bukti minuman keras berupa arak dari berbagai lokasi yang berhasil disita Polres Jember saat razia jelang akhir tahun yang dibawa ke Mapolres Jember, Senin (29/12).

Korban meninggal dunia usai mengikuti pesta minuman keras di Kabupaten Jember, Jawa Timur, bertambah dari empat orang menjadi enam orang dan sebagian korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Daerah dr Soebandi Jember.

"Kami menerima empat pasien yang diduga mengonsumsi minuman beralkohol, satu pasien perempuan kondisinya sudah meninggal dunia dan tiga pasien lainnya kritis saat dibawa ke rumah sakit," kata Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang Medik RSD dr Soebandi Jember dr Triwiranto saat dikonfirmasi di Jember, Rabu.

Sebelumnya, delapan orang menggelar pesta minuman keras dengan membawa 25 botol arak di salah satu warung gasebo yang berada di Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, pada Sabtu (27/12) malam hingga Minggu (28/12) dini hari.

Dua dari delapan orang itu dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (28/12), yakni seorang perempuan berinisial MR, warga Kecamatan Patrang, dan seorang personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Kecamatan Sumbersari berinisial PT.

Kemudian pada Senin (29/12) dilaporkan tiga orang lagi peserta pesta minuman keras meninggal dunia, yakni AM, ST, dan SL, ketiganya warga Kecamatan Patrang.

Korban meninggal kembali bertambah setelah peserta berinisial MM menghembuskan napas terakhirnya di RSD dr Soebandi Jember pada Selasa (30/12) malam

"Pasien tersebut masuk ke rumah sakit pada Selasa (30/12) pagi dalam kondisi kritis, kemudian pada malam harinya pasien tersebut meninggal dunia," kata dr Triwiranto.

Ia menjelaskan hasil pemeriksaan dan penanganan sejak pasien masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) memang ditemukan adanya gangguan berat dan kerusakan fungsi organ tubuh yang dapat menyebabkan kematian.

"Berdasarkan analisa pemeriksaan darahnya terjadi gangguan cukup berat dan pasien memang sudah dalam kondisi kritis saat masuk rumah sakit," katanya menjelaskan.

Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Polisi Bobby A. Condroputra belum berhasil dikonfirmasi terkait dengan penanganan kasus pesta minuman keras yang mengakibatkan enam orang meninggal dunia tersebut.

Sebelumnya, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jember Ajun Komisaris Polisi Angga Riatma mengatakan pihaknya bersama Satuan Reserse Narkoba dan Sabhara Polres Jember akan melakukan razia ke lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi titik pesta minuman keras.

"Kami mengimbau masyarakat untuk merayakan tahun baru dengan hal-hal positif dan tidak menggelar pesta minuman keras yang berpotensi merugikan diri sendiri dan orang lain," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.