Korban Longsor Banjarnegara Dapat Bantuan Rp2,8 Miliar, Tiap Warga Terima Rp15 Juta
📅 Jumat, 24 Apr 2026, 16:35 WIB | Oleh: Tim PenulisBanjarnegara - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan Bantuan Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp2,895 miliar bagi 193 warga korban bencana longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, dari APBD Tahun Anggaran 2026.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Banjarnegara Amalia Desiana kepada perwakilan warga di sela kunjungan Deputi III Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Bidang Penanganan Darurat Budi Irawan bersama sejumlah pejabat terkait, termasuk Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan dan Penjabat Sekretaris Daerah Banjarnegara Tursiman di kompleks hunian sementara (huntara) Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Jumat (24/4).
Dalam kesempatan itu, Bupati Amalia menyampaikan terima kasih atas perhatian Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi terhadap masyarakat Kabupaten Banjarnegara yang terdampak bencana serta mengharapkan warga memanfaatkan bantuan tersebut secara bijak untuk hal-hal yang bermanfaat.
"Jangan digunakan untuk foya-foya. Pergunakanlah untuk membuat dan memperbaiki rumah," katanya.
Menurut dia, masing-masing warga menerima bantuan sebesar Rp15 juta yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemulihan pascabencana, terutama perbaikan dan pembangunan kembali rumah yang terdampak longsor.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan demikian, kata dia, bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi masyarakat serta mendorong warga untuk segera bangkit dari dampak bencana.
Salah seorang warga penerima bantuan, Kirnoto, warga RT 02 RW 03 Desa Pandanarum, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
"Senang, senang banget," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bencana tanah longsor yang melanda Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Minggu (16/11/2025) siang, telah menyebabkan lebih dari 200 rumah warga mengalami kerusakan dan 586 jiwa atau 214 keluarga mengungsi.
Selain kerusakan bangunan rumah, sebanyak 17 orang meninggal dunia dan 11 orang lainnya belum ditemukan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!