Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Komunitas Pengemudi Taksi Daring Seluruh Jabodetabek Tuntut Kenaikan Tarif

📅 Kamis, 23 Nov 2023, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komunitas Pengemudi Taksi Daring Seluruh Jabodetabek Tuntut Kenaikan Tarif Doc: ANTARA/ Donny Aditra
Ket. Komunitas Revolusi Driver Online (RDO), saat memberikan keterangan pers, Jakarta Selatan, Rabu (22/11/2023).

Jakarta - Pengemudi taksi daring se-Jabodetabek yang tergabung dalam komunitas Revolusi Driver Online (RDO) di Jakarta, Rabu, menuntut kenaikan tarif karena mahalnya harga bahan bakar minyak (BBM) dan suku cadang mobil.

"Tarif yang kami rasakan selama ini adalah Rp3 ribu per kilometer dan itu berlaku sebelum harga BBM naik. Jadi setelah harga BBM naik, itu menjadi tolok ukur kami untuk meminta penyesuaian tarif," kata Revi yang merupakan perwakilan dari komunitas RDOdi Jakarta.

Revi menilai harga yang ditetapkan saat ini sudah tidak sesuai karena memberatkan biaya operasional sehari-hari. Selain BBM, harga onderdil mobil seperti kanvas rem, busi, ban, dan oli juga terus meningkat.

Kebutuhan operasional itu dianggap sangat menguras pengeluaran, namun para pengemudi tidak bisa menghindarinya dan terpaksa membeli agar bisa tetap berpenghasilan guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Untuk itu, para pengemudi taksi daring itu meminta agar penyesuaian tarif dilakukan dengan melayangkan surat permintaan ke lembaga terkait, seperti Kementerian Perhubungan, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), dan pemerintah daerah.

"Kami meminta naik menjadi Rp5.491 per kilometer sesuai dengan kenaikan BBM dan lain-lain, itu saja tuntutan kami," ungkap Revi.

Harapannya tuntutan itu bisa seperti upah minimum provinsi (UMP) di Jakarta pada 2024 yang sudah ditetapkan untuk dinaikkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Hal itu dikarenakan UMP dinaikkan oleh pemerintah untuk menyejahterakan para pekerja, sehingga pengemudi taksi daring berharap tarif dasar juga ikut naik.

Sementara itu, tuntutan serupa juga dilakukan oleh komunitas yang sama di berbagai daerah seperti Banten, Bandung, Purwakarta, dan Surabaya.

Tuntutan dilakukan melalui unjuk rasa sejak pagi hingga sore di beberapa kantor pemerintah atau lembaga negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.