Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Komodo Bakal Punya 'Rumah Baru' di Luar NTT, Simak Rencana Besar Pemerintah

📅 Selasa, 12 Mei 2026, 04:25 WIB | Oleh:
Komodo Bakal Punya 'Rumah Baru' di Luar NTT, Simak Rencana Besar Pemerintah Doc: ANTARA/Kornelis Kaha
Ket. Ilustrasi - Dua ekor Komodo (Veranus Komodoensis) sedang berjalan di pesisir pantai Pulau Komodo, Taman Nasional (TN) Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat 23/052025. Balai Taman Nasional Komodo mencatat jumlah Komodo yang ada di Pulau Komodo saat ini mencapai 1.600 ekor.

JAKARTA - Kementerian Pariwisata menekankan pentingnya perancangan matang dalam rencana pelestarian komodo secara ex situ atau di luar habitat aslinya guna menjaga prinsip konservasi serta nilai eksklusivitas satwa endemik tersebut. 

"Kementerian Pariwisata Republik Indonesia memandang bahwa upaya pelestarian komodo perlu dilakukan secara menyeluruh melalui pendekatan in situ dan ex situ," kata Kementerian Pariwisata dalam jawaban tertulis kepada ANTARA yang diterima di Jakarta pada Senin.

Kementerian berpendapat pengelolaan di Taman Nasional Komodo sebagai habitat alami tetap menjadi prioritas, sementara pengembangan konservasi ex situ dipandang sebagai langkah strategis untuk mendukung keberlanjutan spesies sekaligus membuka peluang diversifikasi destinasi wisata di luar kawasan inti.

Dalam perspektif pariwisata, ex situ tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas konservasi, tetapi juga sebagai ruang edukasi, interpretasi, dan pengalaman wisata berbasis pengetahuan. Inisiatif ini berpotensi mengurangi tekanan kunjungan pada habitat alami sekaligus memperluas distribusi manfaat ekonomi ke wilayah daratan Flores.

Hal tersebut dilakukan supaya tidak mengurangi nilai eksklusivitas komodo sebagai satwa endemik Nusa Tenggara Timur (NTT), serta tidak bergeser menjadi sekadar atraksi buatan.

Sejalan dengan arah pengembangan destinasi berbasis ekowisata dan konservasi, ex situ dapat menjadi bagian dari sistem destinasi yang lebih luas, khususnya sebagai sarana edukasi dan diversifikasi produk wisata.

"Keberhasilan inisiatif ini memerlukan kolaborasi lintas sektor dan kejelasan peran antar kementerian/lembaga, mulai dari perencanaan, pengelolaan, hingga pemasaran," kata Kementerian.

"Diperlukan pula forum koordinasi terpadu agar pengembangannya selaras dengan prinsip pariwisata berkelanjutan serta terintegrasi dalam ekosistem pariwisata nasional," tambahnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki dalam rapat kerja pada Rabu (15/4) menyebut terdapat rencana pengembangan konservasi ex-situ Komodo.

"Ke depan, kita merencanakan pengembangbiakan Komodo di luar kawasan Taman Nasional. Ini dapat menjadi destinasi wisata alternatif bagi masyarakat tanpa mengganggu habitat aslinya," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

39 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.