Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Krisis Global Mengintai, Kadin Klaim Dunia Usaha Siap Bergerak Bersama

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Krisis Global Mengintai, Kadin Klaim Dunia Usaha Siap Bergerak Bersama Doc: ANTARA/ Maulana Surya
Ket. Ilustrasi - Pekerja menyelesaikan pesanan produk tekstil untuk ekspor di pabrik Sari Warna Solo, Jawa Tengah.

JAKARTA – Di tengah ancaman krisis global yang datang silih berganti, sinergi antar pelaku usaha bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan.

Tekanan rantai pasok, fluktuasi nilai tukar, hingga pelemahan permintaan bisa berdampak luas jika dihadapi sendiri-sendiri. Kolaborasi justru membuka ruang berbagi risiko, memperkuat efisiensi, dan menjaga stabilitas produksi.

Sinergi juga memungkinkan dunia usaha saling melengkapi—baik dalam akses pembiayaan, distribusi, maupun inovasi.

Dengan jejaring yang solid, perusahaan bisa lebih adaptif membaca perubahan pasar dan meresponsnya secara cepat.

Pada akhirnya, ketahanan sektor usaha dalam menghadapi krisis global sangat ditentukan oleh kemampuannya membangun kemitraan yang strategis. Bersama, risiko bisa ditekan; sendiri, tekanan bisa terasa jauh lebih berat.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menghadapi ketidakpastian global yang tengah berlangsung, termasuk konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran.

Ia menilai, meskipun kondisi dunia tidak sedang baik-baik saja, kekompakan pemerintah dan sektor swasta akan membuka jalan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

"Tentu dunia tidak baik-baik saja, tapi kelihatannya pemerintah dan dunia usaha kalau kompak ada jalannya. Tapi tidak boleh tentunya kita jumawa," ujar Anindya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3) malam.

Menurut Anindya, kolaborasi tersebut diperlukan untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga, inflasi terkendali, serta penciptaan lapangan kerja dan pengusaha baru terus tumbuh.

Kadin, lanjutnya, akan kembali berkoordinasi dengan konstituen di tingkat daerah guna memastikan kesiapan hingga level kabupaten/kota dalam menghadapi dinamika global.

Anindya juga melihat adanya peluang di balik tekanan ekonomi global. Ia mendorong perubahan pola pikir agar lebih mandiri dan mampu berdiri di atas kaki sendiri.

Dunia usaha, katanya, siap mendukung berbagai program pemerintah, termasuk inisiatif sosial yang bertujuan menggerakkan ekonomi hingga ke daerah.

Terkait potensi dampak kenaikan harga minyak, Anindya menyatakan dunia usaha memahami bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai skema dan skenario mitigasi.

Menurutnya, hal tersebut memberikan keyakinan bahwa negara telah menyiapkan langkah antisipasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.