Klarifikasi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Soal Unggahan Anaknya Terkait Lengserkan Agen CIA
📅 Kamis, 11 Sep 2025, 09:35 WIB | Oleh: Alfina Febriyana
Doc: Istimewa
JAKARTA - Jagat media sosial Indonesia kembali diguncang sebuah unggahan kontroversial yang membuat nama Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, jadi sorotan utama. Bukan karena kebijakan fiskal atau keputusan strategisnya di bidang ekonomi, sorotan ini tertuju akibat ulah Yudo Sadewo, putra Purbaya yang menuliskan pernyataan mengejutkan di cerita Instagram pribadinya tentang Sri Mulyani.
Dalam unggahan singkat itu, sang anak menulis, “Alhamdulillah, ayahku melengserkan agen CIA Amerika yang menyamar jadi menteri.”
Kalimat provokatif ini sontak viral, memicu berbagai spekulasi liar, mulai dari teori konspirasi hingga tudingan politik yang menggiring opini publik.
Tentu saja, kabar ini segera ditanggapi oleh Purbaya. Usai menghadiri pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan pada Rabu (10/9/2025) malam, ia buka suara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan nada tegas namun tetap menenangkan, Purbaya menjelaskan bahwa unggahan itu hanyalah kelalaian seorang anak kecil yang tidak memahami arti dari tulisannya.
“Dia nggak ngerti, masih kecil dan sudah tidak main Instagram lagi. Jadi anak kecil, nggak ngerti apa-apa, itu aja,” ujar Purbaya.
Menteri yang baru beberapa waktu lalu dilantik ini menegaskan, dirinya sudah menasihati putranya agar lebih bijak dalam bermedsos.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Purbaya, postingan itu sudah dihapus, dan ia baru mengetahui bahwa unggahan tersebut menjadi viral serta disorot banyak pihak.
“Sudah, sudah (saya sampaikan pesannya). Kan sudah nggak ada lagi, di take down semuanya. Kita juga nggak biasa kan, biasanya santai-santai, nggak ada yang lihat. Ternyata tiba-tiba dilihatin semua setiap gerakan. Baru tahu saya,” ucapnya.
Meski Purbaya mencoba meredam isu dengan klarifikasi tenang, publik tetap ramai memperbincangkan kasus ini.
Tidak sedikit netizen yang menganggap pernyataan anak Purbaya hanyalah candaan polos, namun ada pula yang menilai unggahan itu bisa menimbulkan salah paham serius di tengah situasi politik global yang sensitif.
Klarifikasi Purbaya seolah menjadi peringatan bagi semua pihak bahwa setiap unggahan di media sosial, sekecil apa pun, bisa berpotensi memicu kontroversi besar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!