Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KKP Perluas Pasar Ekspor Perikanan ke AS

📅 Kamis, 16 Jan 2025, 16:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
KKP Perluas Pasar Ekspor Perikanan ke AS Doc: ANTARA/HO-Humas KKP
Ket. Kepala Badan Pengawasan dan Pengendalian Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan KKP Ishartini (kiri) dalam peluncuran program bertajuk "Shaping Indonesia Fisheries Investment Through SelectUSA" di Jakarta.

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun kolaborasi internasional untuk memperluas pasar ikan bermutu Indonesia ke Amerika Serikat (AS), guna meningkatkan ekspor perikanan dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global.

Kepala Badan Pengawasan dan Pengendalian Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan KKP Ishartini mengatakan pihaknya bersama Kedutaan Besar Amerika Serikat telah memperkenalkan program "SelectUSA" yang ditujukan untuk pelaku usaha perikanan Indonesia yang ingin menjangkau pasar perikanan di negeri Paman Sam.

"Melalui fasilitasi ini, pelaku usaha bisa menjalin jejaring bisnis secara langsung dengan otoritas negara bagian (local authority)," kata Ishartini dalam peluncuran program bertajuk "Shaping Indonesia Fisheries Investment Through SelectUSA" sebagaimana keterangan di Jakarta, Kamis (16/1).

Bukan hanya jejaring bisnis, Ishartini menyebut pelaku usaha juga memperoleh informasi kebutuhan permintaan produk perikanan atau demand dari tiap negara bagian di AS.

Kemudian informasi regulasi yang mengatur kemudahan berusaha di tiap Negara Bagian, serta customize option atau fasilitasi insentif kebijakan bagi eksportir produk perikanan Indonesia yang akan melakukan penetrasi pasar di negara bagian tertentu.

Manfaat lain yakni informasi fasilitasi insentif pajak dan perizinan bagi eksportir yang akan membuka perwakilan dan/atau membangun sarana pergudangan (warehouse atau cold storage) untuk memperlancar rantai suplai produk perikanan di negara bagian tertentu di AS hingga beragam manfaat dari berbagai kebijakan negara bagian.

"Ini merupakan hal baru dan pertama kali kami bekerja sama dengan U.S. Department of Commerce. Sebelumnya kami memiliki hubungan kerjasama baik dengan US FDA dan telah melakukan penandatanganan Confidentiality Commitment sejak 2022," tutur Ishartini.

Dalam forum tersebut, Ishartini mengungkapkan Indonesia sebagai salah satu negara yang telah diakui menerapkan standar jaminan mutu produk perikanan secara internasional, termasuk Amerika Serikat.

Dikatakannya, saat ini jumlah unit pengolah ikan (UPI) yang telah teregistrasi US FDA (otoritas kompeten mutu AS) dan dapat ekspor ke Amerika Serikat adalah 243 unit.

"AS yang memiliki 50 negara bagian serta lebih dari 300 juta populasi, berdasarkan perhitungan Pemerintah AS pada 2024 lalu mengonsumsi seafood perkapita rata – rata 19,8 pound per kepala atau 8,98 Kg," ujar Ishartini.

Adapun permintaan atau demand terhadap pangan perikanan di Amerika juga menunjukkan tren kenaikan dari tahun ke tahun.

Ishartini merinci, khusus konsumsi udang sendiri di Amerika Serikat diperkirakan mencapai 1,27 miliar pound atau lebih dari 500 juta kilogram dalam setahun.

"Hal tersebut tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi industri perikanan dan Amerika telah menjadi mitra strategis dalam pengembangan pasar perikanan, baik secara volume maupun diversifikasi produk," katanya.

Di tempat yang sama, Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP Budi Sulistiyo merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), dimana hingga bulan November 2024, Amerika Serikat masih menjadi negara utama tujuan ekspor produk perikanan Indonesia dengan nilai ekspor sebesar 1,72 miliar dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.