Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KKN Tematik Inovasi Teknologi Unhas Sosialisasikan Ubi Jalar Pencegah Stunting

📅 Rabu, 14 Agu 2024, 00:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
KKN Tematik Inovasi Teknologi Unhas Sosialisasikan Ubi Jalar Pencegah Stunting Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi tim KKN-Tematik Unhas
Ket. Mahasiswa KKN-Tematik Inovasi Teknoloi Tepat Guna (ITTG) Universitas Hasanuddin Makassar mensosialisasikan manfaat ubi jalar kepada ibu-ibu PKK untuk mencegah stunting di Kantor PKK Desa Balaroman, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Makassar - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Teknologi Tepat Guna (ITTG) Universitas Hasanuddin Angkatan 112 mensosialisasikan manfaat pangan ubi jalar dalam mencegah stunting anak di Kantor PKK Desa Bolaromang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

"Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Kader Posyandu di desa ini tentang tata cara memanfaatkan sumber daya pangan lokal ubi jalar sebagai makanan tambahan untuk mencegah stunting," ujar Penanggung Jawab KKN Rahmi Hasrun di Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa.

Program kerja KKN tematik ini, kata dia, berupa pemanfaatan pangan lokal ubi jalar sebagai makanan bergizi untuk mencegah stunting atau gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang.

"Ini juga sebagai bekal mengedukasi kembali bagi para ibu hamil maupun ibu menyusui," kata Rahmi didampingi dosen Pendamping KKN (DPK) Ahmad Fauzan Adzima dalam sosialisasi tersebut di kantor PKK Desa Balaromang, Kecamatan Tombolopao.
.
Kegiatan ini diawali pengenalan terkait dengan stunting yakni pengertian stunting, prevalensi stunting, dampak stunting maupun cara pencegahannya.

Lalu dilanjutkan dengan edukasi melalui demonstrasi pembuatan pangan lokal ubi jalar di dalam ruangan kantor PKK setempat sembari membagikan brosur tata cara membuat adonannya.

Kemudian praktik pembuatan produk secara gotong royong oleh peserta dalam sosialisasi tersebut bersama sembilan mahasiswa KKN. Pihaknya bersyukur dalam program ini para peserta sangat antusias.

"Kami berharap program kerja berupa pemanfaatan pangan lokal ini dapat meningkatkan pengetahuan ibu-ibu PKK membuat produk UMKM di Desa Bolaromang usai praktik pembuatan pangan sebagai upaya pencegahan stunting," tuturnya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.