Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Khofifah Minta Pejabat Eksekusi Kebijakan yang Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata ke Rakyat

📅 Jumat, 30 Jan 2026, 22:09 WIB | Oleh:
Khofifah Minta Pejabat Eksekusi Kebijakan yang Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata ke Rakyat Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak melakukan pemberian selamat kepada tujuh pejabat eselon II yang baru dilantik, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (30/1).

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi melantik tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (30/1/2026), dan menjadi momentum penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan daerah.

Pelantikan tersebut mencakup dua kepala dinas, dua asisten Sekretariat Daerah, satu kepala badan koordinasi wilayah (Bakorwil), serta satu kepala biro. Pergeseran dan pengisian jabatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemprov Jatim untuk memastikan roda pemerintahan berjalan adaptif, profesional, dan selaras dengan tantangan pembangunan yang kian kompleks.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya proses penyesuaian diri bagi para pejabat yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa setiap kebijakan yang diambil harus dilandasi prinsip kehati-hatian, terlebih dalam situasi dinamika sosial dan ekonomi yang terus berkembang.

“Menjadikan kita harus sangat berhati-hati melaksanakan berbagai program. Mana yang pokok, mana yang penunjang, itu harus dipilah dengan cermat,” ujar Khofifah di Surabaya, Jumat (30/1).

Menurutnya, kehati-hatian bukan hanya diperlukan dalam aspek administratif, tetapi juga dalam merumuskan dan mengeksekusi kebijakan publik agar tepat sasaran serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab moral dan profesional untuk menghadirkan pelayanan terbaik.

Pesan tersebut tidak hanya ditujukan kepada pejabat yang baru dilantik, tetapi juga kepada para pejabat lama yang turut hadir dalam acara tersebut. Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu mengajak seluruh jajaran untuk menerapkan standar kehati-hatian yang sama dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Saya mohon kepada yang baru saja dilantik dan yang sedang hadir di ruangan ini, sama. Kehati-hatiannya sama. Berikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Khofifah menekankan pentingnya konsistensi dalam mengawal tiga program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yakni sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Ketiga sektor tersebut dinilainya sebagai fondasi utama pembangunan daerah yang harus dikuatkan secara simultan dan berkelanjutan.

“Sama pentingnya, sama kuatnya. Dan semua sektor, mari bersama-sama kita menguatkan komitmen untuk menyukseskan tiga program pokok ini,” tandasnya.

Adapun tujuh pejabat yang dilantik pada kesempatan tersebut yakni M. Yasin sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Nurcholis sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Sufi Agustini sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK).

Selain itu, Tri Wahyu Liswati dilantik sebagai Kepala Bakorwil Bojonegoro, Agung Subagyo sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Jatim, Dydik Rudy sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Jatim, serta Imam Hidayat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jatim.

Dengan pelantikan ini, Gubernur Khofifah berharap para pejabat yang baru dilantik mampu segera bekerja cepat, membangun kolaborasi lintas sektor, serta menjaga integritas dalam setiap pengambilan keputusan. Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Jawa Timur sangat ditentukan oleh soliditas dan profesionalisme seluruh aparatur pemerintahan.

Pelantikan tersebut sekaligus menjadi penanda komitmen Pemprov Jatim untuk terus melakukan penyegaran birokrasi demi mewujudkan pemerintahan yang responsif, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

53 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.