Ketua DPR RI: Negara P20 Harus Gotong-Royong Capai Target SDGs
📅 Minggu, 15 Okt 2023, 10:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Instagram/@puanmaharaniri
Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani berbicara mengenai isuSustainable Development Goals(SDGs) dalam forumG20 Parliamentary Speaker's Summit.Menurutnya, gotong royong guna menyelesaikan permasalahan global harus dilakukan oleh seluruh negara P20.
"Pencapaian SDGs memerlukan lingkungan yang kondusif. Karena tidak ada pembangunan tanpa perdamaian, dan tidak ada perdamaian tanpa pembangunan," ungkap Puan dalam rilis yang dilansir laman resmi DPR RI, Jumat (13/10).
Hal ini menjadi perhatiannya lantaran kemajuan SDGs dinilai lambat akibat tatanan global yang tidak adil. Untuk mengatasi masalah ini, dirinya mengajak negara P20 untuk melakukan tindakan intervensi, termasuk dalam menciptakan tatanan dunia yang lebih inklusif.
"Pencapaian SDGs sejauh ini dipengaruhi oleh tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di berbagai bidang seperti perang, meningkatnya ketegangan geopolitik, perubahan iklim, dan pemulihan yang tidak merata. Semuanya saling terkait dan menuntut solusi segera," lanjut Puan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Selain itu, kita juga perlu memperbarui lembaga-lembaga multilateral berdasarkan realitas ekonomi dan politik abad ke-21," tegasnya.
Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR itu menekankan, SDGs berpotensi membawa masa depan lebih baik bagi dunia. Baginya, SDGs juga bukan hanya sekadar daftar tujuan dan target. "SDGs membawa harapan masyarakat bebas dari kemiskinan, impian masyarakat bebas kelaparan," kata Puan.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan hanya sekitar 15 persen dari target SDGs yang berada pada jalurnya. Sebab itu, Puan meminta seluruh parlemen untuk mengambil peran secara aktif dalam memperbaiki target SDGs yang akan berpengaruh ke seluruh masyarakat dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Apalagi pada pertengahan tahun 2030 nanti, dunia memasuki era akselerasi yang menuntut keterlibatan Parlemen lebih tinggi. "Yang pertama dan terpenting, bagi Parlemen untuk meninjau ulang apakah peraturan perundang-undangan dan pembuatan anggaran negara sejalan dengan percepatan SDGs," sebutnya.
Ia juga menekankan bahwa penting untuk memastikan akuntabilitas dalam implementasi SDGs oleh Pemerintah. Parlemen, tuturnya, harus bisa mengambil peran dalam hal ini.
"Karena Parlemen mempunyai wewenang untuk membuat perbedaan dan Parlemen mempunyai kemampuan untuk mengubah arah kemajuan SDGs yang lambat," tutur Mantan Menko PMK itu.
Di sisi lain, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu menyinggung mengenai masalah pendanaan yang dianggap menjadi inti dari kegagalan pencapaian kemajuan dalam SDGs. Ia pun mengajak anggota-anggota P20 untuk memastikan bahwa usulan stimulus SDGs global sebesar USD 500 miliar per tahun menjadi kenyataan.
"Parlemen negara-negara maju diharapkan dapat membujuk Pemerintahnya untuk memberikan kontribusi berkelanjutan terhadap stimulus SDGs ini," ungkap Cucu Proklamator Bung Karno tersebut.
Lebih lanjut, DPR RI mengajak negara-negara dunia untuk memprioritaskan target mana yang paling penting untuk bangsanya. Puan mengatakan, setiap negara mungkin memiliki prioritas yang berbeda sesuai dengan kondisinya masing-masing.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!