Ketiga Cagub-Cawagub DKI Paparkan Visi dan Misi Pimpin Jakarta
📅 Senin, 07 Okt 2024, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Aprillio Akbar
Jakarta - Ketiga pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur di Pilkada DKI Jakarta memaparkan visi misi mereka dalam memimpin DKI Jakarta selama lima tahun ke depan jika terpilih melalui pemungutan suara pada 27 November 2024.
Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur (?????cagub-cawagub) nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) mengusung tema "Jakarta Baru, Jakarta Maju" sebagai visinya.
"Kami disatukan oleh satu cita-cita, membawa Jakarta Baru pasca tidak lagi jadi ibu kota dan Jakarta Maju," kata Ridwan Kamil saat memaparkan visi dan misi pada debat perdana cagub-cawagub Pilkada Jakarta di JI-EXPO Kemayoran, Jakarta, Minggu malam.
Sejumlah program yang diusung pasangan calon (paslon) RIDO antara lain melestarikan budaya Betawi, hingga mendukung daya saing sumber daya manusia (SDM) di Jakarta agar siap menghadapi persaingan global menuju Indonesia emas 2045.
Terkait generasi Z, kata Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, pihaknya akan bersama-sama dengan generasi Z dalam kesulitan dan harapan tentang pekerjaan ekspresi budaya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, paslon tersebut juga akan fokus pada perlindungan terhadap perempuan dan anak serta kaum disabilitas. Paslon RIDO juga akan memastikan agar transportasipublik hadir menyeluruh dan memberikan rasa aman dan nyaman.
Soal tata kelola pemerintahan, RIDO memastikan ingin membangun rasa percaya warga kepada pemimpinnya dengan memberikan layanan responsif dan adaptif.
"Jakarta di masa depan, kita ibaratkan sebagai lukisan di mana kami calon pemimpin dan Anda, warga di Jakarta, bisa turut serta menggambar dan melukis dan mewarnainya," kata Ridwan Kamil.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, dalam kesempatan penyampaian visi misi di debat perdana Pilkada DKI Jakarta, paslon nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana menyisipkan adab dalam visi dan misinya untuk memimpin Jakarta lima tahun ke depan.
Menurut Dharma, adab menjadi penting dalam setiap pondasi untuk kepemimpinan Jakarta, karena tanpa adab maka keadilan tidak ada.
"Penguatan sumber daya manusia Jakarta sebagai kota global berkeadilan, tanpa adab maka keadilan tidak ada," katanya.
Dharma mengatakan bahwa untuk visi memimpin Jakarta lima tahun ke depan yaitu menjadikan Jakarta, sebagai pusat perekonomian nasional dan global yang aman dengan melalui reformasi jati diri untuk mewujudkan rakyat yang beradab agar menjadi makmur.
Ada tujuh misi yang akan dijalankan oleh pasangan Dharma-Kun, di antaranya yaitu mewujudkan transformasi Jakarta sebagai pusat keunggulan pada tatanan nasional, regional dan global yang aman dan beradab.
Selanjutnya, menjadikan Jakarta reformasi regulasi dan tata kelola Jakarta dengan mengutamakan pemeliharaan kesehatan melalui pengobatan preventif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!