Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kementerian PU dan Pemda Tanah Datar Percepat Normalisasi Sungai Batang Sumpur

📅 Senin, 22 Des 2025, 10:02 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kementerian PU dan Pemda Tanah Datar Percepat Normalisasi Sungai Batang Sumpur Doc: istimewa
Ket. Normalisasi Sungai Batang Sumpur dilakukan dengan percepatan pengaturan dan pemindahan alur sungai guna mengurangi risiko banjir dan erosi, sekaligus membuka ruang bagi penanganan jalan penghubung sementara. Jalan tersebut menghubungkan Nagari Sumpur dengan wilayah Malalo yang sempat terputus akibat luapan sungai

JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan darurat pascabencana di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, melalui pekerjaan normalisasi Sungai Batang Sumpur sekaligus pemulihan konektivitas Jalan Raya Sumpur-Padang Panjang yang terdampak. Penanganan dilakukan secara kolaboratif bersama BUMN Karya dan Pemerintah Daerah untuk memastikan akses masyarakat kembali pulih dan tidak ada wilayah yang terisolasi.

Normalisasi Sungai Batang Sumpur dilakukan dengan percepatan pengaturan dan pemindahan alur sungai guna mengurangi risiko banjir dan erosi, sekaligus membuka ruang bagi penanganan jalan penghubung sementara. Jalan tersebut menghubungkan Nagari Sumpur dengan wilayah Malalo yang sempat terputus akibat luapan sungai. 

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa penanganan darurat menjadi prioritas utama agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat segera kembali berjalan.

“Dalam kondisi darurat seperti ini, fokus kami adalah membuka akses secepat mungkin, mengamankan alur sungai, dan memastikan masyarakat tidak terisolasi. Kementerian PU bergerak cepat dengan dukungan alat berat dan koordinasi lintas sektor agar penanganan bisa berjalan efektif dan tepat sasaran,”kata Menteri Dody di Jakarta, Senin (22/12).

Sebagai bentuk dukungan, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V Naryo Widodo mengatakan bahwa Kementerian PU telah menurunkan sejumlah alat berat dan peralatan pendukung untuk mempercepat pekerjaan di lapangan. Saat ini, tiga unit ekskavator telah bekerja di lokasi dan dalam waktu dekat akan kembali didatangkan tambahan ekskavator sehingga proses normalisasi sungai dan pembangunan jalan temporer dapat diselesaikan lebih cepat.

“Selain pengaturan dan pemindahan alur sungai, material batuan dan sedimen yang menumpuk di sepanjang aliran Sungai Batang Sumpur juga dipindahkan dan dimanfaatkan kembali sebagai tanggul sungai. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat tebing sungai sekaligus mengendalikan aliran air agar tidak kembali meluap ke permukiman warga dan badan jalan,”tambah Naryo.

Dalam pelaksanaannya, proses normalisasi sungai turut bergantung pada kondisi cuaca di lapangan. Apabila terjadi hujan atau cuaca mendung yang berpotensi meningkatkan debit air sungai, maka pekerjaan di sepanjang aliran sungai terpaksa dihentikan sementara demi menjaga keselamatan petugas dan alat berat. Meski demikian, Kementerian PU terus mengoptimalkan waktu kerja saat kondisi cuaca memungkinkan agar progres penanganan tetap berjalan sesuai target percepatan.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Kabupaten Tanah Datar John Kenedy menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat, BUMN Karya, dan pemerintah daerah. 

“Kami mengapresiasi dukungan penuh Kementerian PU beserta BUMN Karya. Kolaborasi ini membuat pekerjaan normalisasi sungai dan pemulihan jalan bisa dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi, sehingga dampak bencana terhadap masyarakat dapat segera diminimalkan,” ujar John. 

Pulihkan akses jalan

Kepala Desa Nagari Sumpur Kecamatan Batipuh Selatan Fernando mengatakan, normalisasi Sungai Batang Sumpur sangat penting karena selain memulihkan akses jalan, juga berdampak langsung pada sistem irigasi di wilayah hilir.

“Dengan normalisasi sungai ini, kami berharap aliran air kembali terkendali dan irigasi di hilir dapat berfungsi normal untuk mendukung pertanian masyarakat. Sebelumnya, bencana ini berdampak pada 12 rumah dan 1 mushola, sehingga pemulihan cepat sangat kami harapkan,” ungkap Fernando.

Melalui percepatan normalisasi sungai dan penanganan jalan penghubung sementara, Kementerian PU bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memastikan konektivitas antarwilayah kembali terjaga dan kehidupan masyarakat di Nagari Sumpur, Guguak Malalo, dan sekitarnya dapat segera pulih secara bertahap dan berkelanjutan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

59 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.