Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kementerian PU Audit Gedung Santri Lirboyo, Pastikan Tak Terulang Runtuh Seperti di Sidoarjo

📅 Kamis, 09 Okt 2025, 20:58 WIB | Oleh:
Kementerian PU Audit Gedung Santri Lirboyo, Pastikan Tak Terulang Runtuh Seperti di Sidoarjo Doc: ANTARA/ Asmaul
Ket. Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Dewi Chomistriana (bekerudung) saat meninjau bangunan di Pesantren Lirboyo Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (9/10).

KEDIRI - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan inspeksi pembangunan gedung santri di Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur, menyusul runtuhnya bangunan di Pesantren Al Khoziny Sidoarjo. Direktur Jenderal Cipta Karya Dewi Chomistriana menegaskan pengecekan dilakukan agar konstruksi gedung aman bagi ribuan santri.

"Kami menindaklanjuti atas runtuhnya bangunan pondok di Sidoarjo, sehingga kami diinstruksikan audit ke bangunan," katanya di Kediri, Kamis.

Ia menjelaskan, tim melakukan audit bangunan mulai Rabu (8/10) hingga Sabtu (11/10). Proses tersebut melibatkan tim ahli di bidangnya. Tim melakukan pengecekan bangunan yang sudah berdiri dan dalam tahap konstruksi.

Untuk bangunan yang sudah berdiri dilakukan pengecekan usia bangunan. Di Pesantren Lirboyo Kediri, ada bangunan usia di atas 100 tahun bahkan 200 tahun, sehingga pengecekan bangunan yang sudah cukup tua.

Selain itu, juga pengecekan tentang jumlah santri terutama yang lebih dari 1.000 santri. Di Pesantren Lirboyo Kediri ada sekitar 50 ribu santri, sehingga perlu untuk memperhatikan konstruksi bangunan.

Dari hasil audit awal, di Pesantren Lirboyo Kota Kediri ini untuk perencanaan bangunan sudah cukup baik, hanya ada beberapa penguatan yang harus dilakukan terutama untuk memperkuat dinding.

"Dan, kami sudah berikan sedikit rekomendasi ke tukang yang sedang bekerja dan santri yang menjadi pengawas. Mudah-mudahan bisa meningkatkan kualitas dari pekerjaan selanjutnya," kata dia.

Pihaknya mengakui jumlah pesantren di Indonesia cukup banyak hingga lebih dari 42 ribu pondok pesantren. Namun, Kementerian PU juga mempunyai perwakilan di setiap provinsi dan ada balai di setiap provinsi, sehingga bisa saling sinergi dengan pemerintah daerah untuk pengawasan tahapan konstruksi maupun yang sedang dibangun.

Sementara itu, Pengasuh Pesantren Lirboyo Kediri K.H. Oing Abdul Muid mengapresiasi kunjungan dari Kementerian PU ke pesantren ini.

Ia mengungkapkan di Pesantren Lirboyo Kediri sedang melaksanakan proyek pembangunan untuk gedung madrasah serta penginapan. Dalam proses pembangunan melibatkan tukang profesional.

Selain itu, ada juga santri yang ikut serta. Namun, ia menyebut santri itu membantu 2-3 kali dalam satu tahun paling banyak. Yang utama adalah santri yang sudah menjelang tamat, sehingga sebelum pulang ke kampung halaman mereka sengaja membantu, agar berkah.

Ia mengatakan, dengan kejadian yang menimpa Pesantren Al Khoziny Sidoarjo serta berbagai masukan dari beberapa pihak, untuk pekerja di lingkungan pesantren ditingkatkan jaminan keselamatannya.

"Untuk santri sekadar membantu dan kenapa harus dilarang. yang utama itu proyek tetap tukang profesional. Santri di bawahnya hanya membantu sekadarnya saja bukan teknis," kata Gus Muid, sapaan akrabnya.

Dalam kunjungannya, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Dewi Chomistriana juga meninjau langsung proyek pembangunan madrasah di area pesantren.

Tim dari Kementerian PU juga memberikan masukan terkait dengan konstruksi bangunan agar aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.