Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenkes Panggil Talenta Terbaik Wujudkan Indonesia Emas 2045

📅 Selasa, 06 Agu 2024, 08:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkes Panggil Talenta Terbaik Wujudkan Indonesia Emas 2045 Doc: ANTARA/HO-Unhas
Ket. Wakil Rektor Unhas Prof Ruslin bersama pejabat Kemenkes berfoto bersama pada acara Road to Campus di Unhas Makassar, Senin,(5/8/2024).

MAKASSAR - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bertandang ke Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui kegiatan bertajuk Kemenkes Goes to Campus untuk memanggil talenta terbaik guna mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas Prof Muhammad Ruslindalam keterangannya di Makassar, Selasa (6/8), mengatakan Unhas siap berkolaborasi dengan program yang ada di Kemenkes.

Untuk mendukung lulusan Unhas bersaing di dunia kerja, lanjutnya, Unhas sejak 2023 sudah menggunakan Kurikulum K 23 yang memberi ruang bagi mahasiswa belajar di luar kampus sebanyak 20 SKS.

"Kami sangat berharap ke depan akan terus hadir kolaborasi Kemenkes dan Unhas mempersiapkan lulusan sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan agar bisa memiliki kontribusi besar di Kementerian Kesehatan," ujarnya.

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes Azhar Jaya mengatakan Unhas menjadi salah satu dari 18 kampus yang dipilih langsung Menteri Kesehatan (Menkes) karena alumninya punya kemampuan luar biasa.

Ia juga menekankan Kemenkes tak hanya butuh sumber daya manusia dari disiplin ilmu kesehatan saja, tetapi butuh kolaborasi dengan disiplin ilmu lain.

"Dunia kesehatan tidak bisa jalan sendiri kalau tidak didukung disiplin ilmu yang lain. Dokter itu bukan Tuhan, kita butuh bantuan semuanya untuk membangun Indonesia sehat," tegasnya.

Selain ituAzhar Jaya juga mengenalkan lingkungan kerja di Kemenkes yang didesain ramah untuk generasi milenial dan Gen Z. Desain kantor Kemenkes, ungkapnya, sengaja diubah agar generasi berikutnya bisa kerja dengan nyaman.

"Kami berharap yang hadir di sini, tolong jadikan alternatif Kemenkes sebagai salah satu masa depan anda semua," ujarnya.

Tak hanya didukung lingkungan kantor, Azhar juga membeberkan kesempatan pendidikan lanjutan yang memberikan kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi untuk menempuh pendidikan lanjutan, baik dalam negeri maupun luar negeri.

"Kalau ada yang ingin dapat beasiswa keluar negeri, kami terima yang penting Bahasa Inggrisnya oke. Ratusan beasiswa dan fellowship kuotanya tidak habis," tambahnya.

Tahun ini Kemenkes membuka lebih dari 8.000 formasi di berbagai unit baik pusat maupun daerah. Pada program ini Kemenkes menyampaikan kebutuhan talenta yang diperlukan untuk mencapai Indonesia Emas 2045.

Kemenkes Goes to Campus merupakan program Kemenkes untuk menjaring lulusan perguruan tinggi terbaik guna bergabung dengan kementerian tersebut dan berkontribusi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini disambut antusias oleh sekitar 500 peserta yang merupakan mahasiswa dan alumni Unhas di berbagai jurusan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

39 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.