Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Kemendikbud: Penetapan Warisan Budaya Tak Benda Upaya Lindungi Tradisi Lisan

Foto : ANTARA/Syaiful Arif

Dua warga saling memukul dengan menggunakan rotan saat mengikuti tradisi Ujung di Desa Mundusewu, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (27/8/2023). Tradisi yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) tersebut dilakukan untuk mendatangkan hujan.

A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA -Direktorat Perlindungan KebudayaanKementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudistek) mengatakan program penetapan warisan budaya tak benda (WBTB) yang diadakan setiap tahun menjadi salah satu upaya melindungi seni tradisi lisan Nusantara.

"Program tahunan penetapan warisan budaya tak benda memang upaya Kemendikbudristek sebagai pembuat regulasi untuk melindungi seni tradisi lisan Nusantara. Setelah ditetapkan, para pelaku tradisi akan mendapatkan perhatian khusus," ujar Direktur Perlindungan Kebudayaan Judi Wahjudin saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (7/10).

Sebanyak 1.728 di antara11.706 seni tradisi lisan yang dilaporkan kepada pihaknya, telah ditetapkan sebagai WBTBpada 2022. Jumlah itu akan bertambah pada akhir 2023. ???????

Perhatian khusus kepadapara pelaku tradisi, ujar dia, tidak lepas dari sederet strategi pelestarian yang difasilitasi Kemendikbudristek melalui unit pelaksana teknis (UPT) yang berada di 23 daerah.

Dalam melakukan pelestarian, UPT tersebut bekerja sama dengan akademisi, komunitas, dan lembaga adat setempat.

Ia mencontohkan tentang pelaksanaan Program Belajar Bersama Maestro (BBM) bagi siswa siswi kelas X dan IX SMA dan SMK atau sederajat pada Juli bertepatan dengan masa liburan anak sekolah.


Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Lili Lestari
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top