Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemendag: Stok Pangan Aman selama Puasa-Lebaran

📅 Jumat, 10 Mar 2023, 19:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendag: Stok Pangan Aman selama Puasa-Lebaran Doc: ANTARA/ Tangkapan Layar Aplikasi
Ket. Dokumentasi-Plt Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kasan.

JAKARTA - Kemendag memastikan secara umum pasokan pangan untuk kebutuhan masyarakat periode Puasa dan Lebaran memiliki jumlah cukup. Kepastian tersebut didasarkan pada data komoditi beras mengalami surplus sekitar 9 juta ton, minyak goreng surplus sekitar 352 ribu ton, dan daging sapi surplus sekitar 58 ribu ton pada periode Januari-April 2023.

"Berdasarkan Neraca Pangan Badan Pangan Nasional, secara umum pasokan pangan tersedia dalam jumlah cukup untuk memenuhi kebutuhan pada Puasa dan Lebaran," ujar Plt Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Kasan di Jakarta, Jumat (10/3).

Kasan mengatakan pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan ke masyarakat dengan jumlah yang cukup dan harga yang terjangkau khususnya menjelang periode Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) Puasa dan Lebaran 2023.

Lebih lanjut, strategi yang dilakukan Kemendag untuk menekan harga dan pasokan bahan pangan menjelang Puasa dan Lebaran adalah dengan mengefisiensi rantai pasokan pangan dalam mendukung pemerataan pembangunan berkelanjutan.

Beberapa upaya yang dilakukan Kemendag untuk mewujudkan hal tersebut antara lain dengan meningkatkan dan memperluas jaringan distribusi perdagangan antar pulau dan pemanfaatan gerai maritim serta meningkatkan jangkauan dan kualitas data bahan pokok di Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemendag dengan bantuan stakeholder daerah yang dilaporkan secara realtime.

Kemendag juga memberikan fasilitator edukasi perdagangan melalui Sistem Elektronik dan digitalisasi pasar rakyat dan usaha dagang mikro, kecil dan menengah (UDMKM).

"Selain itu menjelang periode Puasa dan Lebaran, pada awal Maret 2023 Kemendag telah melaksanakan Raker bersama dengan Dinas Perdagangan Provinsi dan Kab/ Kota seluruh Indonesia yang salah satu agendanya adalah membahas persiapan rantai pasok barang kebutuhan pokok menjelang Puasa dan Lebaran," kata Kasan.

Pada akhir Februari, Kemendag melakukan impor gula, daging, beras, bawang putih, kedelai hingga DOC broiler untuk daging ayam guna memenuhi kebutuhan bahan pokok selama periode bulan puasa dan Lebaran 2023.

Kementerian BUMN melalui Holding BUMN Pangan atau ID FOOD juga mengimpor gula sebesar 237.575 ton dan 100 ribu ton daging sapi.

Sedangkan Bulog pada akhir Februari mendatangkan beras impor dari Thailand sebanyak 13.500 ton, sehingga jika ditotal dengan stok yang tersedia di gudang Bulog saat ini jumlahnya sekitar 20.000 ton.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.