Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kembangkan Bengkel Lokal, Nelayan Balad Ganjar Jabar Bantu Para Pelaut Cipatujah Pangkas Biaya Servis Kapal

📅 Minggu, 19 Mar 2023, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kembangkan Bengkel Lokal, Nelayan Balad Ganjar Jabar Bantu Para Pelaut Cipatujah Pangkas Biaya Servis Kapal Doc: ISTIMEWA

Tasikmalaya - Cipatujah merupakan salah satu wilayah kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya yang memiliki produksi perikanan tangkapan laut terbanyak, dan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tasikmalaya dalam angka pada tahun 2022, produksi perikanan tangkap laut di daerah tersebut mencapai 841,20 ton.

Namun, para nelayan pesisir laut Kecamatan Cipatujah acapkali mengeluhkan ketiadaan bengkel yang mampu menangani kerusakan berat mesin kapal di Kabupaten Tasikmalaya akibat keterbatasan alat.

Mereka harus rela merogoh kocek lebih dalam untuk memperbaiki kapal ke Pangandaran dengan jarak 80km atau ke Cilacap sejauh 100km.

"Kemarin-kemarin nelayan di sini kalau memperbaiki mesin laut jauh jadi biayanya bertambah banyak. Belum ongkos perbaikan mesinnya, belum ongkos kesana-nya, apalagi kalau naik motor gak mungkin karena kita jauh," ucap Ketua Nelayan Balad Ganjar Jawa Barat, Gunawan, Minggu (19/3/2023).

Melihat kondisi sulit itulah, Nelayan Balad Ganjar Jawa Barat akhirnya berinisiatif menggandeng bengkel milik Sony di Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah dengan memberikan bantuan peralatan perbaikan kapal seperti mesin pres, mesin las, dan lain-lain.

Dalam kesempatan itu pihaknya membuka kesempatan perbaikan mesin kapal secara gratis untuk 10 kapal nelayan.

"Jadi manakala ada bantuan alat perbengkelan seperti ini sangat membantu sekali buat masyarakat di sini, minimalnya memperirit pengeluaran pada saat memperbaiki peralatan mesin perahu," ungkap Gunawan.

"Nanti yang menggunakan atau memanfaatkan alat ini bukan hanya nelayan sini saja, dari Garut, dari Pamengpeuk karena mereka kalau memperbaiki ke Cilacap juga tapi kalau disini ada mereka pasti ke sini," imbuh Gunawan.

Pria yang kerap disapa Ugun ini berharap, bengkel Sony juga bisa menyerap tenaga anggota-anggota kelompok nelayan setempat sebagai montir untuk memberikan penghasilan tambahan.

Pemilik bengkel, Sony Al Majid (40) mengaku selama 15 tahun membuka usaha perbaikan kapal, hanya mampu menangani kerusakan ringan saja lantaran peralatan seadanya yang dimiliki.

Dia mengaku senang atas bantuan alat-alat yang dapat membantu menangani kerusakan berat kapal para nelayan.

"Kemarin-kemarin cuma servis ringan, soalnya peralatan ala kadarnya. Alhamdulillah terima kasih sudah dapat bantuan ini, insyaallah ke depan bisa memperbaiki kerusakan berat dan bermanfaat buat para nelayan," kata Sony.

Camang Surahman (68) nelayan asal Desa Sindangkerta yang telah melaut sejak 1975 ini merasa senang atas bantuan pengembangan bengkel lokal kali ini sehingga para pelaut dapat memangkas biaya perbaikan kapal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

46 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.