Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kebun Raya Bogor Raih Penghargaan Internasional ASEAN Tourism Awards 2026 sebagai Wisata Konservasi Perkotaan Berkelanjutan

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebun Raya Bogor Raih Penghargaan Internasional ASEAN Tourism Awards 2026 sebagai Wisata Konservasi Perkotaan Berkelanjutan Doc: Antara
Ket. Direktur PT Mitra Natura Raya Marga Anggrianto bersama Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menerima piagam penghargaan internasional dalam ASEAN Tourism Awards 2026.

Kota Bogor - Kebun Raya Bogor meraih penghargaan internasional dalam ASEAN Tourism Awards 2026, karena dinilai sebagai model wisata konservasi perkotaan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.

Penghargaan tersebut diterima oleh PT Mitra Natura Raya (MNR) selaku pengelola layanan pariwisata Kebun Raya Bogor, yang bermitra dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam pengelolaan kebun raya sejak 2020.

Direktur PT Mitra Natura Raya Marga Anggrianto dalam keterangannya di Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/2), mengatakan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap komitmen menjaga keseimbangan antara fungsi konservasi dan pariwisata di Kebun Raya Bogor.

“Penghargaan ini adalah apresiasi bagi seluruh pihak yang telah bekerja keras menjaga keseimbangan antara fungsi konservasi lingkungan dan pariwisata. Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan sesuai standar internasional,” kata Marga.

Penghargaan tersebut diraih dalam kategori ASEAN Sustainable Tourism Award – Urban Category pada ajang ASEAN Tourism Awards yang merupakan rangkaian ASEAN Tourism Forum (ATF) 2026 di Cebu, Filipina, 30 Januari 2026.

Pengakuan internasional ini diberikan setelah melalui proses kurasi ketat yang menilai efektivitas pengelolaan lingkungan, keberlanjutan kawasan, keterlibatan masyarakat, serta keberhasilan integrasi konservasi keanekaragaman hayati dengan layanan pariwisata di kawasan perkotaan.

ASEAN Tourism Awards merupakan program standarisasi destinasi pariwisata negara anggota ASEAN yang menitikberatkan pada prinsip keberlanjutan, inklusivitas, dan kualitas layanan. Program ini menjadi instrumen penting dalam memperkuat posisi ASEAN sebagai kawasan tujuan wisata yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Keberhasilan Kebun Raya Bogor dinilai memperkuat citra pariwisata Indonesia di tingkat regional, khususnya dalam pengembangan green tourism berbasis riset dan konservasi di wilayah perkotaan.

Dengan koleksi lebih dari 12.000 spesimen tumbuhan dan luas kawasan mencapai 87 hektare di pusat Kota Bogor, Kebun Raya Bogor menjadi contoh bahwa fungsi konservasi, penelitian botani, dan pelayanan publik dapat berjalan beriringan secara berkelanjutan.

Didirikan pada 1817, Kebun Raya Bogor merupakan kebun raya tertua di Asia Tenggara yang kini bertransformasi menjadi ikon wisata edukasi dan konservasi, sekaligus rujukan pengelolaan destinasi hijau perkotaan di kawasan ASEAN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.