Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kebun Raya Bogor Gelar Lomba Lukis Down Syndrome

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 22:57 WIB | Oleh:
Kebun Raya Bogor Gelar Lomba Lukis Down Syndrome Doc: ANTARA/HO-MNR
Ket. Anak-anak penyandang Down Syndrome (ADS) di Gedung Herbarium, Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/6/).

BOGOR - Kebun Raya Bogor menggelar lomba melukis bertema “Rafflesia Arnoldii” bagi anak-anak penyandang Down Syndrome (ADS) di Gedung Herbarium, Kamis, sebagai bagian dari upaya mewujudkan konservasi yang inklusif.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kebun Raya Bogor, Carys Cares, dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dengan melibatkan anak-anak dari komunitas POTADS, Yayasan Swakarya dan Yayasan Belantara Budaya Indonesia.

“Lomba ini menjadi wujud komitmen Kebun Raya untuk memperluas makna konservasi, tidak hanya pada pelestarian alam tetapi juga terhadap inklusi sosial,” kata General Manager Corporate Communication PT Mitra Natura Raya (MNR), Zaenal Arifin, di Bogor, Kamis.

Ia menambahkan, Kebun Raya tidak hanya menjadi tempat belajar tentang flora, namun juga ruang aman dan menyenangkan untuk semua kalangan, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.

Lomba melukis dimulai sekitar pukul 10.30 WIB, diawali sambutan dari perwakilan Kebun Raya dan BRIN, dilanjutkan sesi melukis dan tur edukatif menjelajahi area Kebun Raya. Anak-anak melukis pola bunga Rafflesia Arnoldii menggunakan palet warna yang telah disiapkan secara khusus untuk memfasilitasi imajinasi mereka.

COO Alleira Batik, Zakaria Hamzah, yang juga menjadi pendukung utama kegiatan tersebut mengatakan, lomba ini menjadi wadah bagi anak-anak ADS untuk mengekspresikan diri.

“Meski bentuknya sederhana, warna-warna yang mereka pilih memiliki nilai artistik dan emosional yang luar biasa,” ujarnya.

Enam tokoh dari berbagai bidang menjadi dewan juri dalam lomba ini, yakni Penasihat DWP BRIN Dani Laila Handoko, Managing Director PT Mitra Natura Raya Marga Anggrianto, Direktur Penguatan Kemitraan Infrastruktur Riset dan Inovasi BRIN Joannes Ekaprasetya Tandjung, Founder dan CEO LSPR Prita Kemal Gani, Commissioner Hadiprana Art Centre Puri Hadiprana, dan seniman Sasya Tranggono.

Tiga peserta terbaik dipilih sebagai pemenang dan menerima hadiah uang tunai serta bingkisan. Sejumlah karya lainnya akan dikembangkan menjadi desain produk eksklusif yang akan ditampilkan dalam ajang Plaza Indonesia Fashion Week 2025, serta dipasarkan melalui toko suvenir Kebun Raya dan platform Carys Cares.

Hasil penjualan produk akan digunakan untuk mendukung program kesadaran dan pemberdayaan anak-anak penyandang Down Syndrome. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.