Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kebakaran Besar di Kotawaringin Timur Tewaskan Pelajar SMK

📅 Sabtu, 26 Agu 2023, 10:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebakaran Besar di Kotawaringin Timur Tewaskan Pelajar SMK Doc: ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Ket. Camat Kota Besi Gusti Mukafi saat melayat ke rumah pelajar yang menjadi korban kebakaran, Sabtu (26/8/2023) pagi.

SAMPIT - Musibah kebakaran besar terjadi di Jalan Iskandar Kelurahan Kota Besi Hulu Kecamatan Kota Besi Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), merenggut nyawa seorang pelajar.

"Kami sangat turut berduka cita dan sangat prihatin atas musibah ini. Kebakaran menimbulkan korban jiwa, seorang pelajar bernama Kalvin Pratama, siswa SMK," kata Camat Kota Besi, Gusti Mukafi di lokasi kejadian, Sabtu (26/8).

Musibah kebakaran itu terjadi sekitar pukul 04.50 WIB. Api dengan cepat membesar karena rumah warga terbuat dari kayu sehingga mudah terbakar.

Jarak rumah warga yang berdekatan juga membuat kebakaran dengan cepat meluas. Pemadaman kebakaran dilakukan dengan peralatan seadanya, termasuk mesin pompa air milik warga setempat.

Peristiwa yang terjadi cukup cepat itu membuat warga panik dan berusaha menyelamatkan diri. Nahas dialami korban yang tidak sempat menyelamatkan diri karena api sudah membesar membakar rumah mereka.

Saat api berhasil dipadamkan, warga menemukan pelajar tersebut sudah tidak bernyawa dengan kondisi luka bakar cukup parah pada bagian kaki. Jenazah korban ditemukan di antara puing rumahnya, langsung dievakuasi.

Tangis warga pun pecah menyaksikan evakuasi jenazah pelajar yang dikenal mempunyai perangai yang baik itu. Warga dan pihak keluarga tidak menyangka anak itu menjadi korban musibah tersebut.

"Informasi pihak keluarga, rencananya dimakamkan hari ini. Kami turut berduka cita yang mendalam," ujar Gusti Mukafi yang juga datang ke rumah duka untuk menyampaikan bela sungkawa dan mendoakan almarhum.

Akibat musibah kebakaran tersebut, kata Gusti Mukafi, ada lima buah rumah hangus terbakar dan dua rumah terdampak atau rusak sebagian terkena api.

Saat ini korban kebakaran sebagian menumpang di rumah warga atau kerabat. Dapur umum sudah didirikan. Pemerintah Kecamatan Kota Besi juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk bantuan bagi korban kebakaran.

Sementara itu kepolisian setempat sedang menyelidiki penyebab kebakaran itu. Lokasi kejadian juga sudah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Polisi juga masih mendalami kabar dugaan api berasal dari kamar korban. Sejumlah saksi juga akan dimintai keterangan untuk menelusuri kronologi kejadian, termasuk kabar bahwa ada warga yang sempat mendengar teriakan korban saat api berkobar hebat saat kejadian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.