Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lonjakan Pemudik Terjadi di Sampit, Tiket Keberangkatan Pertengahan Maret Nyaris Habis

📅 Senin, 02 Mar 2026, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lonjakan Pemudik Terjadi di Sampit, Tiket Keberangkatan Pertengahan Maret Nyaris Habis Doc: Antara
Ket. Kepala PT Pelni Cabang Sampit Siti Nafillah berbincang dengan penumpang sebelum diberangkatkan menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Minggu (1/3),

Sampit - Pelni Cabang Sampit menyebut pergerakan arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah mulai menunjukkan peningkatan, sementara persediaan tiket untuk keberangkatan pertengahan Maret hampir habis terjual.

“Jumlah penumpang untuk keberangkatan KM Leuser tanggal 14 dan 16 Maret sudah di atas 1.300 orang dan itu posisinya sudah non-seat. Sisa tiket mungkin tinggal 100-an lagi karena kapasitas kapal tidak boleh lebih dari itu mengikuti aturan KSOP setempat,” kata Kepala Pelni Cabang Sampit Siti Nafillah di Sampit, Minggu (1/3).

Hal ini ia sampaikan usai melakukan pemantauan di Pelabuhan Sampit. Pada saat itu sebanyak 617 penumpang bertolak dari Sampit menuju Surabaya menggunakan Kapal Motor (KM) Lawit dari PT Pelni.

Sehari sebelumnya, kapal yang sama menurunkan 139 penumpang dari Semarang di Pelabuhan Sampit.

Untuk keberangkatan hari ini, ia menyebut jumlah penumpang masih tergolong normal. Namun berbeda dengan dua jadwal keberangkatan kapal selanjutnya dengan jumlah tiket yang dipesan sekitar 1.300 penumpang.

“Karena tiketnya sudah mulai habis, makanya untuk saat ini penjualan kami batasi. Untuk di travel atau umum sudah kami tutup semua dan kami fokuskan ke loket cabang,” ujar Siti.

Ia melanjutkan, pergerakan penumpang pada momentum arus mudik Lebaran di Pelabuhan Sampit dari tahun ke tahun memang cukup tinggi dan kini semakin meningkat dengan adanya program stimulus ekonomi dari pemerintah berupa diskon harga tiket sekitar 30 persen.

Di sisi lain, para pemudik memilih Pelabuhan Sampit karena alasan aksesibilitas, kenyamanan armada, hingga hemat biaya.

Edi Sutomo, seorang perantau dari Kabupaten Seruyan mengaku lebih memilih mudik lewat Pelabuhan Sampit untuk menuju kampung halamannya di Jepara.

“Saya pilih lewat Sampit karena lebih dekat. Pengalaman mudik dengan kapal Pelni selama ini aman dan pelayanannya bagus. Tempat istirahatnya tertib sesuai nomor dek, jadi tidak perlu berebut,” ujar Edi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.