Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KBRI Ankara Luncurkan Asosiasi Persahabatan Indonesia Turki Demi Kuatkan 'Second Track Diplomacy'

📅 Senin, 28 Agu 2023, 18:35 WIB | Oleh:
KBRI Ankara Luncurkan Asosiasi Persahabatan Indonesia Turki Demi Kuatkan 'Second Track Diplomacy' Doc: Dok KBRI Ankara

ANKARA - Untuk memperkuat second track diplomacy dalam hubungan kedua negara, KBRI Ankara meluncurkan pendirian Asosiasi Persahabatan Indonesia - Turki.

Peluncuran dilangsungkan pada saat resepsi diplomatik dalam rangka memperingati kemerdekaan RI yang ke-78 yang berlangsung di Wisma Duta, Ankara, pada Kamis (24/8) lalu.

Peluncuran dipimpin oleh Eren Gunhan Ulusoy, Konsul Kehormatan RI di Samsun, yang juga merupakan pengusaha terkemuka di Turki dan didapuk menjadi Ketua asosiasi dan Dubes RI untuk Turki, Lalu Muhamad Iqbal.

Peluncuran ditandai dengan pemukulan gong oleh keduanya yang disaksikan oleh ratusan tamu undangan yang hadir baik dari kalangan pejabat Turki maupun diplomatik asing di Turki.

"Peran pemerintah atau first track diplomacy akan tetap penting, tapi tidak lagi cukup. Aktor diplomasi semakin banyak dan beragam. Peningkatan hubungan bilateral kedua negara yang telah terbangun baik secara historis maupun emosional, perlu keterlibatan berbagai stakeholders seperti NGO dan aktor non pemerintah. Perkembangan ini memerlukan dukungan second track diplomacy," terang Eren Gunhan Ulusoy saat peluncuran, seperti dikutip dari laman kemlu.go.id, Senin (28/8).

Asosiasi Persahabatan Indonesia - Turki telah secara resmi didaftarkan sebagai badan hukum di Turki pada tanggal 17 Agustus 2023. Sejumlah nama mentereng tercatat sebagai pendiri asosiasi seperti Haluk Bayraktar, CEO Baykar Technology, yang merupakan perusahaan drone terkemuka Turki dan Eren Gunhan Ulusoy sendiri.

Nama lainnya yang tercatat sebagai pendiri adalah Dubes Lalu Muhamad Iqbal, Tahir Nursacan (Konsul Kehormatan RI di Kayseri), Kadem Cakiroglu (Konsul Kehormatan RI di Trabzon), Yudhi Ardian (Counselor KBRI Ankara), dan sejumlah pengusaha, Alper Ozbilen, Ibrahim Cavga dan Ilhan Erdal.

"Pendirian asosiasi diharapkan memperkuat diplomasi Indonesia di Turki. Salah satu proyek yang sudah di depan mata adalah proyek rekonstruksi dan rehabilitasi pasca gempa di salah satu provinsi terdampak gempa di Turki. Proyek tersebut akan menjadi program flagship asosiasi yang didukung oleh pemerintah kedua negara dan NGO Indonesia" jelas Dhanny Perkasa, Counselor KBRI Ankara yang turut menggawangi pendirian asosiasi. I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

29 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.