Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kaum Pria Hati-hati! Osteoporosis Bisa Sebabkan Patah Tulang Lebih Parah

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 09:42 WIB | Oleh:
Kaum Pria Hati-hati! Osteoporosis Bisa Sebabkan Patah Tulang Lebih Parah Doc: arthritissj.com
Ket. Ilustrasi

JAKARTA - Osteoporosis jauh lebih umum terjadi pada wanita, namun sekitar satu dari lima pria berusia di atas 50 tahun akan menderita patah tulang osteoporosis di sisa hidupnya, dan sekitar seperempatnya mengalami patah tulang pinggul pada pria lebih tua.

Ditulis laman Channel News Asia, Minggu, spesialis geriatri di Durham VA Health Care System dan Duke University serta penulis utama studi terbaru tentang pengobatan osteoporosis pada veteran pria Dr. Cathleen Colon-Emeric, mengatakan pemeriksaan osteoporosis pada pria cenderung lebih buruk dibandingkan wanita.

"Pria tidak sebaik wanita dalam pemulihan. Pria berusia 50 tahun lebih mungkin meninggal akibat komplikasi patah tulang osteoporosis mayor daripada kanker prostat," katanya.

Ia menambahkan tingkat kematian pria yang patah tulang lebih tinggi 25 persen hingga 30 persen dalam setahun, disabilitas, dan perawatan di rumah sakit.

Dalam studinya terhadap 3.000 veteran berusia 65 hingga 85 tahun, yang dilakukan di pusat kesehatan Urusan Veteran di North Carolina dan Virginia, hanya 2 persen dari mereka yang ditugaskan ke kelompok kontrol telah menjalani pemeriksaan kepadatan tulang.

Sebanyak 49 persen dari mereka menjawab ya untuk pemindaian. Separuh dari mereka yang dites menderita osteoporosis atau kondisi pendahulunya, osteopenia. Jika memungkinkan, sebagian besar dari mereka mulai mengonsumsi obat-obatan untuk mempertahankan atau membangun kembali tulang mereka.

Asosiasi profesional seperti Endocrine Society dan American Society for Bone and Mineral Research merekomendasikan bahwa pria di atas usia 50 tahun yang memiliki faktor risiko, dan semua pria di atas usia 70 tahun, harus menjalani pemeriksaan.

Namun, American College of Physicians dan United States Preventive Services Task Force menganggap bukti skrining pada pria tidak memadai.

Karena osteoporosis biasanya tanpa gejala, pria (dan wanita, yang juga kurang diperiksa dan kurang diobati) tidak tahu tulang mereka telah memburuk sampai salah satunya patah.

“Jika Anda mengalami patah tulang setelah usia 50 tahun, Anda harus menjalani pemindaian tulang – itu salah satu indikator utamanya,” saran Dr. Eric Orwoll, seorang ahli endokrinologi dan peneliti osteoporosis di Oregon Health and Science University.

Uji klinis telah menemukan bahwa obat osteoporosis meningkatkan kepadatan tulang pada pria, seperti pada wanita, tetapi sebagian besar studi pada pria terlalu kecil atau tidak memiliki tindak lanjut yang cukup untuk menunjukkan apakah patah tulang juga menurun.

Pria lansia juga perlu mempertimbangkan faktor risiko lainnya seperti jatuh, riwayat keluarga patah tulang pinggul, dan berbagai kondisi kesehatan lain yang cukup panjang, termasuk artritis reumatoid, hipertiroidisme, dan penyakit Parkinson. Merokok dan konsumsi alkohol berlebihan juga meningkatkan risiko osteoporosis.

"Sejumlah obat juga memengaruhi kepadatan tulang Anda, terutama steroid dan obat kanker prostat,” tambah Dr. Colon-Emeric.

Perubahan gaya hidup seperti berolahraga, mengonsumsi suplemen kalsium dan Vitamin D, berhenti merokok dan minum alkohol secukupnya akan membantu, tetapi tidak cukup untuk menghentikan atau membalikkan pengeroposan tulang, kata Dr. Colon-Emeric.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.