Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kasus Keracunan MBG Grobogan Terus Dipantau, Puluhan Siswa Masih Dirawat

📅 Rabu, 14 Jan 2026, 17:58 WIB | Oleh:
Kasus Keracunan MBG Grobogan Terus Dipantau, Puluhan Siswa Masih Dirawat Doc: ANTARA/Gunawan
Ket. Menu makan pada program makanan bergizi gratis (MBG) di dapur penyedia, dengan menu lengkap berisi karbohidrat, protein, sayur, dan buah sebelum didistribusikan.

GROBOGAN - Kasus dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, belum sepenuhnya tuntas. Dinas Kesehatan setempat mencatat masih ada 18 pasien yang menjalani perawatan, meski ratusan korban lainnya telah dinyatakan pulih dan diperbolehkan pulang.

"Untuk saat ini tidak ada penambahan pasien baru. Kondisi pasien yang masih dirawat stabil dan menunjukkan perkembangan positif. Seluruh pasien tersebut terus dipantau secara intensif oleh tenaga medis di masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan Djatmiko di Blora, Rabu.

Ia menambahkan tim kesehatan tetap bersiaga untuk memberikan penanganan lanjutan hingga seluruh pasien dinyatakan pulih dan diperbolehkan pulang.

Dinas Kesehatan juga masih melakukan pemantauan setelah kejadian serta berkoordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan guna memastikan tidak muncul kasus susulan.

Djatmiko mengungkapkan dari 803 warga yang tercatat mengalami gejala keracunan, sebanyak 724 orang dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Sedangkan yang masih menjalani perawatan tersisa 18 orang dari jumlah sehari sebelumnya 115 pasien.

Ia merinci pasien yang masih dirawat terdiri atas sembilan orang di RSUD Ki Ageng Getas Pendowo, tiga orang di RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi, satu orang di Puskesmas Gubug I, serta lima orang di Puskesmas Godong I. Seluruh pasien tersebut, dalam kondisi stabil dan terus mendapatkan penanganan medis.

Sebelumnya, ratusan siswa sekolah dasar hingga santri pondok pesantren di Kecamatan Gubug dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, dan diare setelah mengonsumsi makanan dari program MBG yang dibagikan pada Jumat (9/1). Sedangkan penyuplai menu makanan tersebut SPPG Kuwaron 1.

Dinas Kesehatan bersama instansi terkait juga melakukan penanganan medis serta penyelidikan untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut, termasuk pengambilan sampel makanan untuk pemeriksaan laboratorium.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan juga berkoordinasi dengan berbagai pihak, di antaranya Camat, Koramil, Polsek, Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan, serta fasilitas layanan kesehatan setempat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan Purnyomo menyatakan koordinasi lintas sektor dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan cepat, efektif, dan efisien agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.

"Hingga saat ini kondisi para siswa terus dipantau, sementara evaluasi serta penelusuran penyebab kejadian masih dilakukan oleh pihak berwenang," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.