Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kasus HIV/AIDS Meningkat, IDI Anjurkan Adakan Hari Tes HIV Nasional

📅 Jumat, 01 Des 2023, 10:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kasus HIV/AIDS Meningkat, IDI Anjurkan Adakan Hari Tes HIV Nasional Doc: ANTARA/Olha Mulalinda
Ket. Arsip foto - Petugas Kesehatan (kiri) melakukan tes darah terhadap masyarakat yang melaksanakan tes HIV/AIDS secara sukarela di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (14/9/2023).

JAKARTA - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menganjurkan pemerintah untuk mengadakan Hari Tes HIV Nasional yang secara resmi diagendakan dalam kalender Tanah Air.

Pada gelar wicara daring, Kamis (30/11), Anggota Dewan Pertimbangan PB IDI Prof DR Dr Zubairi Djoerban SpPD-KHOM mengatakan, rekomendasi tersebut didasari atas angka kasus HIV/AIDS yang semakin meningkat, dan menurunnya jumlah orang yang melakukan tes penyakit menular seksual tersebut.

"Kendala utama sejak pandemi Covid-19 adalah turunnya jumlah orang yang tes HIV, dan jumlah kasusnya juga terus meningkat. Jadi, PB ID menyarankan agar ada hari Tes HIV Nasional, sehingga ada kemudahan, tidak perlu kesulitan untuk tes," kata dia.

Lebih lanjut, tes HIV pada setiap ibu hamil, menurut Zubairi, adalah wajib hukumnya. Hingga kini, hanya 55 persen ibu hamil di Indonesia yang melakukan tes HIV. Dari yang dinyatakan positif, hanya 24 persen yang melakukan pengobatan.

Ia mengatakan, kasus HIV pada anak bertambah 700 hingga 1.000 kasus tiap tahunnya, dan mayoritas tertular dari ibu.

Ia mencontohkan, di berbagai negara seperti di beberapa negara bagian Amerika dan Asia telah mampu memotong kasus penularan HIV pada bayi, berkat tes HIV yang dilakukan secara rutin dan masif.

"Jumlah penularan HIV pada bayi masih amat sangat menyedihkan, sementara dari contoh negara lain kasusnya bisa nol. Jadi kalau semua ibu hamil dites HIV dan yang positif segera minum obat,insya Allahkita bisa memotong penularan dari ibu hamil ke bayinya," Zubairi menjelaskan.

Selain itu, diskriminasi dan stigma negatif terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Indonesia juga perlu untuk diatasi, melalui edukasi dan sosialisasi yang konsisten dan terus-menerus.

Bahkan, dia menyebut, terdapat beberapa kasus seorang anak dengan HIV diminta secara paksa untuk keluar dari sekolah akibat penyakitnya.

"Jadi sekali lagi, semua ibu hamil wajib tes HIV, hari nasional ini perlu kita sepakati, perlu kita sosialisasikan, untuk mengentaskan kasus ini." tandasZubairi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.