Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tinggalkan Darah Sebelum Pulang Kampung

📅 Jumat, 13 Mar 2026, 04:12 WIB | Oleh:
Tinggalkan Darah Sebelum Pulang Kampung Doc: ist
Ket. tetes darah untuk kehidupan

JAKARTA – Memberi kehidupan sebelum pulang kampung tentu sangat baik. Caranya dengan berdoroh darah. Palang Merah Indonesia (PMI) mengajak masyarakat untuk tetap mendonorkan darah menjelang mudik guna menjaga ketersediaan stok darah nasional. Setiap tetes darah adalah kehidupan. Donor saat ini penting bagi PMI untuk memenuhi kebutuhan pasien demam berdarah dengue (DBD) di tengah tren penurunan jumlah pendonor selama bulan puasa.

Ketua Pengurus PMI Kota Jakarta Timur Drs. H.R. Krisdianto, M.Si mengatakan penurunan jumlah pendonor darah saat bulan puasa kerap terjadi karena sebagian masyarakat khawatir kondisi fisiknya akan melemah setelah mendonorkan darah. "Harus kita sadari bahwa selama bulan puasa ada penurunan karena barangkali orang khawatir jika darahnya berkurang saat berpuasa. Namun, penurunan ini tidak signifikan," ujar Krisdianto di Jakarta, Kamis.

Ia mengakui stok darah memang mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Menurut dia, jumlah pendonor dalam kegiatan donor darah di Jakarta sebelumnya tercatat sekitar 5.000 orang, namun kebutuhan darah tetap harus dijaga agar dapat memenuhi kebutuhan rumah sakit.

Untuk mengantisipasi penurunan stok darah menjelang arus mudik Lebaran, PMI menyesuaikan jam operasional layanan donor darah dengan membuka pelayanan pada malam hari atau setelah waktu berbuka puasa agar masyarakat lebih leluasa mendonorkan darah.

PMI juga memastikan bahwa hingga saat ini ketersediaan stok darah secara umum masih mampu memenuhi kebutuhan dan belum ada laporan mengenai kekosongan golongan darah tertentu. Sebagai langkah antisipasi tambahan, PMI menyiagakan stok darurat serta memperkuat koordinasi lintas wilayah, termasuk dengan pemerintah Provinsi DKI Jakarta, guna memastikan distribusi darah tetap terjaga.

Di sisi lain, upaya pengendalian dengue juga diperkuat melalui peluncuran aliansi “United Against Dengue” oleh perusahaan biofarmasi Takeda Pharmaceutical Company bersama International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) dan PMI di Indonesia. Inisiatif ini bertujuan memperkuat pencegahan demam berdarah melalui kolaborasi lintas sektor, peningkatan edukasi masyarakat, serta intervensi berbasis komunitas.

Secara global, menurut data World Health Organization, pada 2024 tercatat sekitar 14,6 juta kasus dan 12.000 kematian akibat dengue. Sementara di Indonesia, data BPJS Kesehatan menunjukkan lebih dari 1,05 juta kasus rawat inap terkait dengue pada tahun yang sama dengan beban ekonomi hampir Rp3 triliun. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat edukasi, advokasi kebijakan, serta pemberdayaan masyarakat guna menekan penularan dan angka kematian akibat dengue.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...

LeBron James Awali Misi Terakhir di Philadelphia 76ers

1.5 jam yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
LeBron James Awali Misi Ter...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, OTT Ke-18 di 2026

KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, OTT Ke-18 di 2026

29 Jul 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.