Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kampus Dinilai Kunci Pencetak SDM Masa Depan, Hetifah Tekankan Transformasi Pendidikan Tinggi

📅 Minggu, 28 Des 2025, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kampus Dinilai Kunci Pencetak SDM Masa Depan, Hetifah Tekankan Transformasi Pendidikan Tinggi Doc: Antara
Ket. Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian saat berada di Universitas Balikpapan (Uniba).

Samarinda - Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyatakan, kampus atau perguruan tinggi bukan sekadar institusi pendidikan, melainkan menjadi ruang strategis dalam pencetakan sumber daya manusia (SDM) masa depan bangsa.

"Penilaian ini didasarkan pada sepanjang tahun 2025, yakni saya melaksanakan kegiatan di 15 perguruan tinggi di Kalimantan Timur (Kaltim), mulai universitas, politeknik, hingga sekolah tinggi, sebagai bagian dari tanggung jawab selaku anggota DPR RI Dapil Kaltim di komisi yang membidangi pendidikan," kata Hetifah dihubungi dari Samarinda, Minggu (28/12).

Setiap kampus menghadirkan dinamika berbeda, namun satu benang merah terasa kuat, yakni semangat sivitas akademika untuk terus berbenah dan relevan dengan perubahan zaman.

Berbagai tema dibahas, dari topik pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) untuk transformasi pembelajaran, pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggi, penciptaan peluang ekonomi digital bagi mahasiswa, peningkatan mutu dosen, hingga proses transformasi kelembagaan kampus.

Hal ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi di Kaltim memiliki kesadaran tinggi terhadap tantangan masa depan. Mahasiswa tidak hanya antusias, tetapi juga kritis.

Mereka menyampaikan aspirasi tentang kesiapan kampus menghadapi era digital, akses terhadap teknologi pembelajaran, kepemimpinan, relevansi kurikulum dengan dunia kerja, serta pentingnya kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.

Dari para dosen dan pimpinan perguruan tinggi, aspirasi yang muncul relatif konsisten yakni kebutuhan penguatan kapasitas SDM dosen, kejelasan jenjang karier dan kesejahteraan, dukungan riset dan publikasi, perlunya dukungan yang lebih besar dari pemerintah bagi kampus swasta, serta percepatan proses kelembagaan bagi kampus-kampus yang tengah bertransformasi.

Mereka berharap kebijakan pendidikan tinggi tidak berhenti di pusat, tetapi benar-benar berpihak dan kontekstual dengan kondisi kampus di daerah.

"Kesan sangat positif saya rasakan ketika pada beberapa kesempatan dialog di kampus dihadiri langsung oleh para pengambil keputusan di Kemdiktisaintek, diantaranya Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Prof. Benny Bandanajaya, Direktur Sumber Daya Manusia Prof. Sri Suning, dan Direktur Kelembagaan Prof. Mukhamad Najib," katanya.

Kehadiran mereka bukan hanya memperkaya diskusi secara substantif, tetapi juga memberi pesan kuat bahwa negara hadir, mendengar, dan membuka ruang dialog langsung dengan sivitas akademika.

"Respons kampus sangat antusias, aspirasi dapat disampaikan tanpa sekat, banyak pertanyaan teknis dijawab langsung di tempat. Rangkaian kegiatan ini menegaskan satu hal penting, perguruan tinggi bukan sekadar institusi pendidikan, melainkan ruang strategis pembentukan masa depan bangsa," kata Hetifah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

38 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.