Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kampus Baru Astra Dorong Link and Match Dunia Pendidikan dan DUDI

📅 Selasa, 23 Mei 2023, 19:10 WIB | Oleh:
Kampus Baru Astra Dorong Link and Match Dunia Pendidikan dan DUDI Doc: Muhamad Ma'rup
Ket. Mahasiswa ASTRAtech tengah melakukan pengecekan kendaraan di sela peresmian kampus baru ASTRAtech, di Delta Silicon, Cikarang, Jawa Barat, Senin (22/5).

CIKARANG - Astra berkomitmen membantu memperbaiki link and match antara dunia pendidikan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Hal itu seiring dengan diresmikannya kampus baru ASTRAtech, suatu institusi pendidikan tinggi vokasi, di Delta Silicon, Cikarang, Jawa Barat.

"Kami bergelut di dunia usaha dan dunia industri. Sehingga dengan adanya institusi pendidikan ini kami berharap isu link and match bisa menjadi lebih tereliminasi dengan baik dengan adanya industri yang mendirikan institusi pendidikan seperti ini," ujar Direktur Astra Hamdhani Dzulkarnaen Salim di Cikarang, Senin (22/5).

Dia menyebut, salah satu cara memperbaiki link and match melalui pendidikan terapan atau vokasi. Dalam lima tahun terakhir, rata-rata 50 persen lulusan ASTRAtech telah diserap Grup Astra dan selebihnya diserap oleh perusahaan di luar Grup Astra.

"Kami ingin lulusan ASTRAtech ini berkontribusi ke seluruh industri yang ada di Indonesia dan pada akhirnya membangun Indonesia lebih baik," tandasnya.

Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro memastikan, kampus baru ASTRAtech merupakan salah satu wujud nyata kontribusi Astra bagi Indonesia di bidang pendidikan. Untuk membangun kampus baru tersebut Astra menggelontorkan dana lebih dari 600 miliar rupiah.

"Kampus baru ASTRAtech diharapkan dapat terus meningkatkan prestasi untuk menjadi institusi pendidikan politeknik yang menghasilkan sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten, terampil, dan unggul sesuai kebutuhan industri dan tenaga kerja, tetapi juga memiliki etos kerja yang tinggi dan semangat serta cita-cita besar untuk mewujudkan kemajuan Indonesia," katanya.

Fasilitas Kampus

Direktur ASTRAtech Tony H. Silalahi, menerangkan, ASTRAtech memiliki delapan program D3 dan D4, yang terdiri dari enam program studi D3, dan dua program studi D4. Seluruh program studi tersebut dikembangkan sesuai dengan teknologi yang dibutuhkan industri serta mengimplementasikan vokasi Astra Dual System yang didukung oleh industri Grup Astra.

Dia menambahkan, kampus ASTRAtech berdiri di atas lahan seluas 5 hektar, dengan luas bangunan 22.451 m2. Kampus baru ini terdiri dari tiga lantai, yang dapat menampung 2.000 mahasiswa dengan ruang workshop, laboratorium dan ruang kelas.

"ASTRAtech juga memiliki delapan lantai gedung dormitory dengan luas 13.518 m2, serta fasilitas umum seperti lapangan badminton, lapangan basket, dan lainnya, dengan harapan seluruh mahasiswa ASTRAtech dapat fokus berkarya di lingkungan yang nyaman dan kondusif," terangnya.

Ketua Umum Pengurus Yayasan Astra Bina Ilmu Erlan Krisnaring Cahyono, menuturkan, ASTRAtech didirikan pada 1995, semula bernama Akademi Teknik Federal dan kemudian berganti nama menjadi Politeknik Manufaktur Astra pada 2001. Kemudian pada April 2021, resmi berganti nama menjadi Politeknik Astra, dengan nama brand ASTRAtech.

"ASTRAtech memiliki beberapa pengajar dengan sertifikasi Meister dan juga pengajar profesional dari industri Grup Astra dengan tujuan untuk mendorong peningkatan kualitas lulusan," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.