Kaltim Menerangi Desa-desa di Kawasan 3 T hanya Mungkin dengan Sinar Matahari
📅 Minggu, 06 Jul 2025, 20:22 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
SAMARINDA - Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dibangun untuk menjangkau sebanyak 72 desa terpencil di 4 kabupaten, Kaltim.
Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan (EBT) dan Konservasi Energi, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, Elly Luchritia Nova, di Samarinda, Minggu, menjelaskan bahwa potensi energi surya paling dominan untuk dikembangkan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
"Untuk saat ini, kami paling hanya bisa kembangkan dengan tenaga surya untuk 3 T," ujar Elly. Elly menambahkan, pembangunan PLTS menjadi prioritas, karena kemudahan implementasinya dibandingkan dengan potensi energi lain seperti mikrohidro.
Meskipun demikian, Dinas ESDM Kaltim tetap melakukan kajian lebih lanjut terkait potensi energi air di beberapa lokasi, termasuk di Kutai Timur, Berau, dan Mahakam Ulu, menyusul survei awal yang menunjukkan adanya potensi air terjun atau aliran deras.
Selain PLTS, Pemprov Kaltim juga mengembangkan biogas sebagai sumber energi alternatif skala rumah tangga. Program biogas ini memanfaatkan kotoran sapi dan telah berhasil membangun 575 unit biogas di 10 kabupaten/kota sejak tahun 2012 hingga 2024.
Sebaiknya Anda baca juga:
Elly menyebutkan bahwa biogas menjadi alternatif pengganti LPG yang lebih efisien dan ramah lingkungan, dengan api yang menyala stabil. Pemprov Kaltim terus berupaya memperluas akses energi bersih bagi masyarakat, baik di perkotaan maupun di daerah terpencil, melalui berbagai program yang berfokus pada pengembangan energi baru dan terbarukan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!