Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kali Tirtayasa Penuh Sampah Sepanjang 30 Meter, Bau Menyengat Ganggu Warga Serang!

📅 Kamis, 13 Nov 2025, 19:12 WIB | Oleh:
Kali Tirtayasa Penuh Sampah Sepanjang 30 Meter, Bau Menyengat Ganggu Warga Serang! Doc: ANTARA/Desi Purnama Sari
Ket. Warga melihat kondisi tumpukan sampah di Kali Tirtayasa di Desa Laban, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (13/11).

SERANG - Tumpukan sampah sepanjang sekitar 30 meter menutup aliran Kali Tirtayasa di Desa Laban, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten.

Kondisi itu telah berlangsung dua pekan terakhir dan menimbulkan bau menyengat yang dikeluhkan warga.

Warga setempat, Abdul Sukur, di Serang, Kamis, mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung selama dua minggu terakhir akibat sampah kiriman yang tersangkut di jembatan.

"Ada dua minggu ini sampah kiriman, jadi kalau banjir mampet karena jembatan nya kurang tinggi," ujarnya.

Menurutnya, sampah tersebut berasal dari aliran hulu di wilayah Kragilan. Seharusnya, jika tidak tersangkut, sampah akan hanyut hingga ke wilayah Pontang. Namun, debit air yang tinggi ditambah konstruksi jembatan yang rendah menyebabkan sampah tertahan dan menumpuk di lokasi tersebut.

"Posisi jembatan rendah jadi mampet sampahnya di sini. Kalau biasanya (air surut) mah enggak," katanya.

Sukur menegaskan bahwa tumpukan limbah tersebut bukan berasal dari aktivitas warga sekitar yang membuang sampah ke sungai, melainkan murni terbawa arus.

Ia berharap pihak terkait segera melakukan pengangkutan karena aroma busuk dari tumpukan sampah sangat mengganggu kenyamanan warga.

"Bau ini sangat mengganggu. Harapannya ingin segera diangkut. Kalau airnya surut sih sampah ini bisa mengalir, dibantu didorong juga," pungkasnya.

Pantauan saat di lokasi tampak sampah-sampah yang memenuhi aliran sungai tersebut didominasi oleh sampah rumah tangga seperti plastik dan gabus sintetis (styrofoam). Aliran yang tertutup sampah tersebut setidaknya sekitar 30 meter. Tak hanya menutupi aliran, hal tersebut juga menimbulkan bau tak sedap.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.