Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kadispenad: Solusi untuk Papua Harus Komprehensif

📅 Jumat, 15 Sep 2023, 01:30 WIB | Oleh:
Kadispenad: Solusi untuk Papua Harus Komprehensif Doc: koran jakarta/Muhamad Ma’rup
Ket. Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Hamim Tohari.

JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Hamim Tohari, mengatakan solusi berbagai persoalan yang terjadi di Papua membutuhkan pendekatan komprehensif. Menurutnya, Papua bukan persoalan TNI saja, tetapi semua pemangku kepentingan seperti aspek ekonomi, pendidikan, dan sumber daya manusia lainnya.

"Solusi jangka panjang melibatkan semua stakeholder. Tidak bisa ini seolah-olah menjadi masalah TNI saja. Semua stakeholder harus berperan karena ada aspek ekonomi, pendidikan, dan SDM lain yang butuh penanganan bersama," ujar Hamim, kepada awak media, di Jakarta, Kamis (14/9).

Hamim mencontohkan, untuk aspek pendidikan di Papua askesnya masih sulit sehingga butuh solusi dari dinas terkait. Di sisi lain, TNI yang bertugas di Papua kerap membantu menanggulangi masalah tersebut di sela tugas pokoknya.

"Setelah terjadi semangat anak-anak untuk bersekolah muncul, seharusnya dinas terkait mengirimkan tenaga pendidiknya untuk itu. Bukan seolah-olah kami mengambil alih itu," jelasnya.

Hamim mengungkapkan, untuk penanganan kelompok separatis, pihaknya siap mengikuti kepusutsan politik yang diambil pemerintah. Dia memastikan TNI AD senantiasa menyiapkan pasukan beserta alutistanya jika diminta untuk melakukan langkah-langkah sesuai keputusan politik dengan landasan hukum kuat.

Menurut Hamim, untuk memberikan solusi komprehensif di Papua, pihaknya menggelar Seminar Angkatan Darat. Dalam seminat tersebut terdapat narasumber dari berbagai latar belakang dan lintas bidang termasuk perajurit yang pernah bertugas di Papua.

"Angkatan Darat sebagai alat negara kita mencoba untuk mengidentifikasi apasih persoalan yang terjadi di sana, sehingga kita bisa membuat rekomendasi kepada pemerintah bagaimana menyelesaikan persoalan Papua ini secara komprehensif, tidak hanya aspek militer, tapi aspek lain," katanya.

Pengawasan Anggota

Hamim, memastikan pihaknya akan mencegah terjadinya tindakan negatif dari anggota. Hal tersebut merespons beberapa kasus yang melibatkan oknum anggota TNI AD.

Dia mengatakan, apapun yang dilakukan anggota TNI AD baik perwira, tentara, maupun tamtama, tentu akan selalu ditindaklanjuti. Meski begitu, kata dia, dari sekian ratus ribu perajurit, hanya sekian persen saja yang melakukan hal yang negatif.

"Pengawasan kita lakukan. Tapi tidak bisa orang perorang. Makanya perajurit harus taat terhadap aturan di satuan masing-masing," ucapnya.

Hamim menambahkan, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) berpesan, sekecil apapun pelanggaran yang dilakukan perajurit TNI AD ini harus diselesaikan dengan tuntas. Menurutnya, hukuman yang diberikan menjadi bahan perbaikan bagi TNI AD dan tidak menciderai citra positif yang sudah terbangun selama ini.

"Bukan berarti pencitraan, memang itulah kewajiban yang harus kami lakukan ke masyarakat," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.