Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kabar Baik Nih! Wamenperin Bilang Insentif Motor Listrik Tahun Ini Bisa Dikeluarkan

📅 Rabu, 24 Sep 2025, 19:10 WIB | Oleh:
Kabar Baik Nih! Wamenperin Bilang Insentif Motor Listrik Tahun Ini Bisa Dikeluarkan Doc: ANTARA/Pamela Sakina
Ket. Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza memberikan pidato pada pembukaan Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2025, ICE BSD City, Tangerang, Rabu (24/9).

JAKARTA - Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menyebut insentif motor listrik (molis) diharapkan dapat terbit tahun ini dengan skema yang sama dengan tahun lalu.

“Mudah-mudahan sama (skema insentif), harusnya tahun ini bisa dikeluarkan,” kata dia ditemui di Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2025, ICE BSD City, Tangerang, Rabu (24/9).

Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan Kemenperin telah menyiapkan skema insentif motor listrik dan siap menjalankannya segera setelah Kemenko Perekonomian menetapkan nilai dan waktu pelaksanaan.

Agus menyebutkan skema tersebut bisa digunakan pada tahun ini maupun tahun depan, sementara penentuan besaran anggaran menjadi kewenangan Kemenko Perekonomian.

Adapun pemerintah saat ini tengah memfinalisasi sejumlah kebijakan lanjutan dari stimulus ekonomi yang digelontorkan pada Juni-Juli 2025.

Kementerian Keuangan telah menyiapkan stimulus senilai 10,8 triliun rupiah pada kuartal III 2025 untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

"Skemanya sama, tapi anggarannya bukan kita," kata Agus awal September lalu.

Pada tahun lalu, pemerintah mengalokasikan anggaran 1,75 triliun rupiah untuk memberikan subsidi dalam pembelian 200 ribu unit sepeda motor listrik baru dan 50 ribu unit sepeda motor konversi, dengan pemberian diskon pembelian sepeda motor listrik baru sebesar 7 juta rupiah per unit.

Saat ini Kemenperin masih menunggu Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) dengan Kemenko Perekonomian dan kementerian terkait lainnya.

Setelahnya, Kemenperin baru akan menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) tentang pemberian insentif bagi kendaraan roda dua di segmen elektrik (sepeda motor listrik), yang ditargetkan terbit tahun ini.

Untuk menyesuaikan agenda atau target pengesahan itu, Kementerian Perindustrian sudah berkoordinasi dengan kementerian terkait, yakni Kementerian Keuangan, yang nantinya kebijakan ini bakal dibahas dalam Rakortas.

Dengan adanya insentif tersebut, diharapkan dapat menumbuhkan minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Menurut data, penjualan kendaraan listrik tahun 2024 berhasil mencapai peningkatan yang cukup positif. Pada tahun tersebut, penjualan motor listrik berhasil meningkat 447 persen atau 63.146 unit dibandingkan dengan tahun 2023 yang hanya 11.532 unit.

Sementara, insentif tak kunjung datang pada tahun ini. Penjualan motor listrik terus mengalami penurunan yang cukup drastis. Pada semester I 2025, penjualan hanya berhasil menyentuh 1.000 unit, jauh di bawah target dan dibandingkan tahun 2024. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.