Juventus Kalahkan Venezia dan Amankan Tiket Liga Champions
📅 Senin, 26 Mei 2025, 15:30 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
MILAN, ITALIA — Juventus memastikan tiket Liga Champions musim depan setelah mengalahkan Venezia 3-2 dalam laga pekan terakhir Serie A, Senin (26/5) dini hari WIB. Kemenangan tipis ini membuat Juve finis di peringkat keempat, unggul satu poin dari AS Roma yang menang 2-0 atas Torino.
Gol penalti Manuel Locatelli menit ke-73 jadi penentu dalam pertandingan seru di kandang Venezia itu, sekaligus menutup musim yang penuh dinamika bagi Si Nyonya Tua.
“Tidak mudah, terutama dengan tiga laga tandang melawan rival langsung di pekan-pekan terakhir. Ini pencapaian yang bagus, saya senang,” ujar pelatih Juventus, Igor Tudor. Media Italia melaporkan Tudor akan digantikan Antonio Conte musim panas ini.
Tudor yang menggantikan Thiago Motta sejak Maret mengatakan nasibnya akan diumumkan sebelum Piala Dunia Antarklub bulan depan.
“Sebelum itu. Kita akan tahu segera, dan itu cara yang tepat,” ujar Tudor. “Jika ada yang ke sana tapi masa depannya di klub tidak jelas, itu tidak benar. Tapi ini bukan untuk saya, ini untuk klub.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Juventus sempat tertinggal cepat dari gol Daniel Fila menit kedua, namun mereka membalas lewat gol cepat Kenan Yildiz dan Randal Kolo Muani sebelum turun minum.
Venezia yang harus menang demi peluang bertahan kembali mencetak gol lewat Ridgeciano Haps di menit 54, membuat posisi Roma yang sementara naik ke urutan keempat terancam.
Roma sendiri unggul dua gol lebih dulu melalui penalti Leandro Paredes (18’) dan sundulan Alexis Saelemaekers (54’), membuat fans I Giallorossi berharap Venezia mampu menahan Juve.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun ketenangan Locatelli di titik putih setelah Francisco Conceicao dijatuhkan Hans Nicolussi Caviglia memastikan Juventus kembali unggul dan mengamankan posisi empat besar.
Pelatih Roma Claudio Ranieri mengakhiri kariernya sebagai pelatih dengan hampir membawa klubnya ke Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2018, setelah membangkitkan tim dari zona degradasi sejak November.
“Kami minta maaf untuk fans, tapi kami sudah memberikan segalanya dan saat kamu sudah berikan segalanya, kamu harus puas,” ujar Ranieri yang memutuskan pensiun untuk kedua kalinya dalam satu tahun terakhir.
Ranieri masih enggan mengungkap penggantinya, hanya mengatakan “presiden akan memutuskan kapan mengumumkan pelatih baru.”
Nama-nama seperti Cesc Fabregas yang kini melatih Como dan Gian Piero Gasperini dari Atalanta yang finis ketiga menjadi kandidat kuat pengganti Ranieri.
Meski gagal ke Liga Champions, tempat di Liga Europa sudah menjadi prestasi bagi Roma mengingat kondisi mereka saat kedatangan Ranieri, terlebih rival sekota Lazio gagal lolos Eropa usai kalah 0-1 dari Lecce.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!