Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jepang Alami Bulan Juli Terpanas Sejak 126 Tahun

📅 Jumat, 02 Agu 2024, 15:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jepang Alami Bulan Juli Terpanas Sejak 126 Tahun Doc: CNA/AP/Eugene Hoshiko
Ket. Seorang pejalan kaki memegang payung berdiri di bawah terik matahari di jalan perbelanjaan Ginza di Tokyo, Senin, 8 Juli 2024.

TOKYO - Jepang mengalami bulan Juli terpanas sejak pencatatan dimulai 126 tahun lalu, kata badan cuaca, saat gelombang panas ekstrem yang dipicu perubahan iklim.

Suhu di negara itu 2,16 derajat Celsius lebih tinggi dari rata-rata, memecahkan rekor tahun lalu sebesar 1,91 derajat Celsius di atas rata-rata untuk bulan Juli.

"Ini adalah angka tertinggi sejak statistik dimulai pada tahun 1898," kata Badan Meteorologi Jepang (JMA) pada hari Kamis (1/8). Angka tersebut "jauh lebih tinggi" di seluruh negeri.

Dari 153 pos pengamatan di seluruh Jepang, 62 di antaranya memecahkan rekor suhu rata-rata pada bulan Juli.

Faktor penyebabnya antara lain sistem tekanan tinggi di atas Pasifik dan "udara hangat dari selatan" yang menyelimuti bagian utara kepulauan tersebut, kata JMA.

Sejak April, serangan panas telah menewaskan 59 orang di Jepang, menurut badan manajemen bencana.

Payung dan kalung besar yang dapat disimpan di dalam freezer telah menjadi pemandangan umum di sekitar Tokyo, tempat pengamen jalanan Jiro Kan (56) merasakan panas.

"Setelah menghabiskan dua jam berdiri di sini, saya jadi berkeringat sampai-sampai saya bisa memerasnya keluar dari baju saya. Saya basah kuyup," kata Kan kepada AFP.

"Orang-orang yang terbiasa dengan cuaca panas yang lebih kering seperti di Amerika Serikat merasa panas dan lembap di Jepang lebih sulit diatasi," katanya di daerah tujuan wisata Asakusa.

Bulan lalu, Shizuoka di sebelah barat Tokyo menjadi wilayah Jepang pertama yang suhunya mencapai 40 derajat Celsius tahun ini - jauh melampaui ambang batas 35 derajat yang dianggap "sangat panas" oleh pihak berwenang.

Gelombang panas semakin umum terjadi di seluruh dunia. Pemantau iklim Uni Eropa mengatakan bahwa Bumi mengalami hari terhangat yang pernah tercatat dalam sejarah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.