Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jemaah Calon Haji Ponorogo Terbagi dalam Lima Kloter

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 21:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jemaah Calon Haji Ponorogo Terbagi dalam Lima Kloter Doc: ANTARA
Ket. Ratusan jemaah calon haji asal Kabupaten Ponorogo saat mengikuti acara pamitan bersama Bupati Ponorogo di Pendopo beberapa waktu lalu.  

PONOROGO – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur memastikan jumlah kelompok terbang (kloter) jemaah calon haji (JCH) asal daerah itu terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter), bertambah dari semula hanya dua kloter.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Ponorogo Marjuni, Kamis (15/5), mengatakan penambahan kloter dilakukan menyusul kebijakan pemerintah Arab Saudi yang menerapkan sistem one kloter one syarikah, yakni satu perusahaan penyedia layanan wajib menangani satu kloter jemaah secara penuh.

"Artinya, satu kloter akan dilayani oleh satu perusahaan yang bertanggung jawab penuh atas akomodasi, konsumsi, dan transportasi jemaah,” ujar Marjuni.

Tiga kloter tambahan itu adalah Kloter 51, 56, dan 83, yang melengkapi kloter awal 52 dan 53.Perubahan ini juga berdampak pada jadwal keberangkatan para jemaah.

"Kloter 51, 52, dan 53 dijadwalkan berangkat Jumat (15/5), hanya berbeda jam saja. Kloter 56 berangkat Ahad (18/5), dan Kloter 83 pada Ahad (25/5)," katanya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Marjuni merinci, Kloter 51 diisi 22 orang, Kloter 52 sebanyak 20 orang, Kloter 53 sebanyak 376 orang, Kloter 56 sebanyak 28 orang, dan Kloter 83 sebanyak 5 orang.Total keseluruhan jemaah calon haji asal Ponorogo tahun ini mencapai 461 orang.

Ia mengatakan penambahan dan pembagian kloter tersebut menyebabkan sejumlah jemaah terpisah dari anggota keluarganya karena perbedaan waktu pengurusan visa.

Beberapa jemaah lebih dulu menyelesaikan visa, sementara proses pengajuan pendamping dan penggabungan mahram seperti suami-istri dilakukan belakangan.

"Karena itu, ada yang visanya keluar belakangan dan akhirnya berangkat beda kloter," ujarnya.

Menurutnya, Kemenag Ponorogo masih berupaya bernegosiasi dengan pemerintah Arab Saudi agar jemaah dengan hubungan mahram atau lansia dan pendamping tetap bisa diberangkatkan dalam satu kloter.

"Kami usahakan tetap bisa diakomodasi dalam satu kloter. Nantinya saat kedatangan di Arab Saudi, penataan ulang akan dilakukan oleh PPIH Arab Saudi," cakapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.