Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jayapura Bangun Dapur Sehat 3.000 Porsi per Hari, Prioritaskan Tenaga Lokal dan Cegah Stunting!

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 20:54 WIB | Oleh:
Jayapura Bangun Dapur Sehat 3.000 Porsi per Hari, Prioritaskan Tenaga Lokal dan Cegah Stunting! Doc: ANTARA/Qadri
Ket. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Jayapura, Widhi Hartanti saat akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan dapur sehat bersama forkompinda serta pemilik lahan bertempat Entrop, Kota Jayapura, Papua, Selasa (12/8).

JAYAPURA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura mulai membangun dapur sehat guna mendukung program Makan Bergizi Gratis. Dapur ini ditargetkan mampu memproduksi 3.000 porsi makanan bergizi setiap hari dengan mengutamakan bahan dan tenaga kerja lokal, sekaligus memberdayakan masyarakat dan menekan angka stunting.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Jayapura, Widhi Hartanti, di Jayapura, Selasa mengatakan langkah ini sejalan dengan program nasional sebagai upaya menekan angka stunting.

"Kehadiran dapur sehat tidak hanya menjadi tempat penyediaan makanan bergizi, tetapi juga pusat edukasi dan pemberdayaan warga," katanya disela-sela kegiatan peletakan batu pertama pembangunan dapur MBG Kota Jayapura.

Menurut Widhi, apalagi program ini adalah wujud tanggung jawab moral terhadap generasi penerus.

"Kami ingin memastikan anak-anak dan ibu hamil di Kota Jayapura mendapatkan asupan bergizi dengan mengedepankan bahan pangan dan tenaga kerja lokal," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Provinsi Papua, Nur Fitra, mengatakan bahwa dapur sehat ini akan melayani penerima manfaat secara bertahap, mulai dari anak PAUD hingga SMA, serta ibu hamil dan menyusui.

"Tenaga kerja akan diprioritaskan dari masyarakat lokal karena proses produksi dimulai sejak dini hari sehingga baik untuk keamanan sekaligus pemberdayaan ekonomi warga sekitar," katanya.

Menurut Fitria, pembangunan dapur sehat MBG ditargetkan rampung pada Desember 2025, namun operasional nantinya akan menunggu verifikasi dari pemerintah pusat terlebih dahulu.

"Dapur tersebut nantinya melayani sekolah-sekolah yang berada dalam radius tiga kilometer dari lokasi," ujarnya.

Sementara itu Pemilik Lahan Yerry Stenly Hamadi, mengatakan sangat mendukung adanya program MBG tersebut oleh sebab itu pihaknya membangun dapur  sehat tersebut.

"Saya melihat kehadiran program MBG sangat baik karena akan menciptakan lapangan kerja bagi warga setempat. Sehingga kami menyiapkan lahan seluas 20x15 meter di mana akan digunakan untuk memproduksi sekitar 3.000 porsi makanan per hari, khusus bagi warga Kota Jayapura," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.