Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jangan Anggap Remeh, Sakit Kepala Bisa Terjadi karena Gangguan Sistem Saraf

📅 Kamis, 07 Sep 2023, 13:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Anggap Remeh, Sakit Kepala Bisa Terjadi karena Gangguan Sistem Saraf Doc: Chicagoneurodoc
Ket. sakit kepala berkelanjutan atau nyeri tulang belakang tidak membaik bisa dipicu oleh berbagai gangguan di sistem saraf pusat maupun tepi.

JAKARTA - Dokter spesialis saraf lulusan Universitas Indonesia dr. Aryandhito Widhi Nugroho, Ph.D., Sp.BS, mengatakan sakit kepala berkelanjutan atau nyeri tulang belakang tidak membaik bisa dipicu oleh berbagai gangguan di sistem saraf pusat maupun tepi.

Dhito, Kamis (7/9), menyarankan orang-orang dengan keluhan-keluhan sakit kepala atau nyeri tulang belakang untuk segera memeriksakan diri ke tenaga medis. Menurut Dhito, berbagai gangguan saraf dapat juga disebabkan oleh masalah vaskular atau pembuluh darah, tumor, fungsional, maupun kelainan di luar sistem saraf.

Dia lalu menyarankan masyarakat secepatnya berkonsultasi ke dokter apabila mengalami gejala lain seperti kelemahan tangan dan kejang kemudian gangguan memori.

"Kadang-kadang ada gejala-gejala seperti gangguan kesehatan jiwa, ternyata penyebabnya bisa saja kelainan di otak yang bisa diperbaiki. Jadi, tidak melulu satu kondisi mental atau kondisi psikis saja, bisa periksa ke kami," ujar Dhito.

Pertolongan yang bisa dilakukan tenaga medis bergantung kepada kelainan yang dialami pasien.Dhitomengatakan teknik pertolongan pertamaABC, yang merupakan akronim dariairwaycontrol (jalan napas), breathingcontrol (bantuan napas) dan circulation (bantuan sirkulasi) juga bisa diterapkan kepada pasien dengan gangguan saraf.

TeknikABCmerupakan pertolongan pertama seseorang ketika menghadapi keadaan gawat darurat untuk menyelamatkan nyawanya.

Ketika ditanya terkait masalah saraf yang kebanyakan ditemui saat praktik, Dhito mengatakan terkait dengan keluhan tulang belakang dan trauma (kecelakaan), baik itu cedera otak maupun tulang belakang.

Saat ini di sejumlah rumah sakit tersedia layanan gangguan-gangguan terkait sistem saraf misalnya mengobati trauma seperti cedera kepala atau cedera tulang belakang.

"Hal ini dapat kita nilai apakah pasien ini dapat kita tangani secara pengobatan terlebih dahulu atau sudah membutuhkan layanan pembedahan atau operasi," kata Dhito.
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.