Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jaksel Relokasi Pedagang Burung Barito Imbas Penyatuan Taman ASEAN

📅 Selasa, 01 Jul 2025, 23:35 WIB | Oleh:
Jaksel Relokasi Pedagang Burung Barito Imbas Penyatuan Taman ASEAN Doc: ANTARA/HO-Sudin Kominfotik Jakarta Selatan
Ket. Ilustrasi wajah baru Pasar Hewan Barito yang sudah direnovasi di Jakarta.

JAKARTA - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) merelokasi pedagang burung Barito imbas penyatuan Taman ASEAN yang direncanakan menjadi salah satu ikon Jakarta.

"Hari ini saya bersama jajaran bersepeda ke Kelurahan Lenteng Agung guna kesiapan untuk relokasi pedagang burung yang ada di Barito," kata Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar di Jakarta, Selasa 91/7).

Anwar meninjau wilayah Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa dan Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran yang direncanakan menjadi tempat baru bagi pedagang burung Barito.

Dia mengatakan, pedagang di Barito direlokasi dalam rangka percepatan menyatukan tiga taman, yaitu Taman Ayodya, Taman Langsat dan Taman Leuser.

"Jadi, ini adalah untuk menjadikan kawasan Blok M sebagai pusat transportasi dan perbelanjaan, dan yang kedua sebagai City ASEAN. Jadi, rencananya nanti taman itu untuk menunjang taman-taman ASEAN yang ada di wilayah Jakarta Selatan," ujarnya.

Selanjutnya, Anwar beserta jajarannya menuju Kelurahan Kalibata tepatnya ke RT 12/RW 03 Perumahan Loka Indah karena adanya permasalahan warga yaitu sering terjadi banjir atau genangan bila terjadi hujan lebat.

"Ada beberapa solusi disini yang bisa diterapkan, yaitu kita buat sumur resapan dalam sebanyak empat sumur dan kita memperbaiki sodetan saluran yang ke arah pompa yang lebih besar kapasitasnya," jelasnya.

Diharapkan, kegiatan peninjauan dengan berkeliling naik sepeda bisa terus dilaksanakan sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk mencarikan solusi bagi warga di Jakarta Selatan.

Pembangunan taman ASEAN diharapkan saat Jakarta tidak lagi berstatus sebagai Ibu Kota Indonesia, maka menjadi simbol identitas yakni sebagai Ibu Kota ASEAN karena gedung ASEAN berada di kawasan tersebut.

Nantinya, taman ASEAN memiliki fasilitas baik seperti toilet hingga penyediaan lintasan lari (jogging track) yang nantinya bisa memberikan manfaat secara maksimal bagi pengunjung.

Rencana taman ini akan beroperasi 24 jam dan pembenahan dilakukan bukan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

22 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.