ITS Cetak Sejarah! 5 Profesor Baru Dikukuhkan, Targetkan Masuk Top 300 Dunia
📅 Kamis, 14 Agu 2025, 18:15 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO-Humas ITS
SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mengukuhkan lima profesor baru dalam Sidang Terbuka Dewan Profesor di Grha Sepuluh Nopember, Surabaya, Kamis, sehingga total guru besar di kampus itu menjadi 226 orang.
“Pengukuhan profesor ini mendorong percepatan ITS sebagai World Class University Top 300 Dunia pada tahun 2030,” kata Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS Prof Nurul Widiastuti SSi MSi PhD yang mewakili Rektor ITS.
Pengukuhan kali ini menghadirkan orasi ilmiah dari lima guru besar baru. Guru besar ke-222 ITS, Prof Sigit Tri Wicaksono SSi MSi PhD dari Departemen Material dan Metalurgi, membawakan orasi bertajuk “Optimalisasi Pemanfaatan Sumber Daya Alam menuju Kemandirian Bangsa dan Indonesia Emas 2045”.
Prof Yatim Lailun Ni’mah SSi MSi PhD dari Departemen Kimia yang menjadi guru besar ke-223 memaparkan orasi berjudul “Penanganan Limbah Berbahaya Menggunakan Olahan Limbah”.
Guru besar ke-224, Prof Suprapto SSi MSi PhD dari Departemen Kimia, menyampaikan orasi bertema “Kemometrik: Aplikasi Statistik dan Teknologi Informasi dalam Analisis Kimia”.
Sebaiknya Anda baca juga:
Prof Dr Tutik Nurhidayati SSi MSi dari Departemen Biologi menjadi guru besar ke-225 dengan orasi “Peran Fisiologi Tumbuhan dalam Upaya Pemanfaatan Lahan Suboptimal Menuju Ketahanan Pangan Nasional”.
Adapun guru besar pertama di Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) ITS, Prof Dr Ir Adhi Dharma Wibawa ST MT, membawakan orasi berjudul “Pemanfaatan Sinyal Otak untuk Menunjang Inovasi Neuroteknologi bagi Kemajuan Bangsa”.
Ketua Dewan Profesor ITS Prof Dr Ir Imam Robandi MT berharap para profesor baru dapat meningkatkan kebermanfaatan ITS bagi masyarakat luas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pengukuhan ini merealisasikan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas, sekaligus membuktikan kontribusi nyata ITS sebagai garda terdepan mencetak insan cendekia bangsa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!