Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Isu Budaya dan Adat Labuan Bajo Diangkat di Film 'Nona Manis Sayange'

📅 Sabtu, 29 Jul 2023, 09:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Isu Budaya dan Adat Labuan Bajo Diangkat di Film 'Nona Manis Sayange' Doc: ANTARA/Vinny Shoffa Salma
Ket. Jajaran pemain dan tim produksi film "Nona Manis Sayange" saat melakukan perilisan teaser poster dan konferensi pers di Bajawa Cafe Kemang, Jakarta, Kamis (27/7/2023).

JAKARTA - Film terbaru garapan sutradara Hestu Saputra dan Rengga Indrayana bertajuk "Nona Manis Sayange" dari rumah produksi PUTAAR Film akan menyajikan isu budaya dan adat dari Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, sebagai latar penceritaan di dalamnya.

Dalam acara perilisanteaser poster dan konferensi pers film 'Nona Manis Sayange'" di Jakarta, Kamis (27/7), sutradara Rengga Indrayana mengatakan film tersebut cukup memakan waktu lama dengan proses syuting hampir satu bulan lamanya. Selain itu, syuting di Labuan Bajo memiliki tantangan tersendiri baginya dan tim karena cuaca tidak terduga selama di sana.

"Keindahannya itu bukan hanya lokasi, pulau, atau pantai. Bukan, tetapi manusianya, adatnya, musiknya, budayanya. Itu sesuatu yang sangat menarik," kata Rengga.

Film "Nona Manis Sayange" akan menampilkan panorama alam yang indah dari Labuan Bajo dan sekitarnya sebagai latar penceritaan di dalamnya. Tidak hanya menyuguhkan pemandangan alam yang cantik, film tersebut juga akan mengangkat isu sosial dan budaya yang hingga kini masih ada di Labuan Bajo dan sekitarnya.

Beberapa isu yang diangkat dalam film itu antara lain permasalahan sampah di sana, krisis air bersih, isu mafia tanah, budaya belis atau uang mahar, hingga pemberdayaan perempuan. Melalui film tersebut, diharapkan warga Indonesia dapat mengetahui permasalahan dan hal menarik yang ada di Labuan Bajo.

Tim produksi dan jajaran pemeran film "Nona Manis Sayange" sempat melakukan syuting di atas laut selama tujuh hari. Lokasi-lokasi dalam film pun tersebar di beberapa titik di Labuan Bajo dengan jarak yang cukup jauh dan harus ditempuh dengan berjalan kaki.

Film "Nona Manis Sayange" mengisahkan kisah cinta dua orang sahabat bernama Sika (Haico van Der Veken) dan Akram (Denzel Jordan Pangeran). Meski sudah mengenal sejak kecil, kisah cinta mereka mengalami rintangan besar karena ayah Sika (Mathias Muchus) menentang hubungan anaknya dengan Akram.

Akram pun berjuang untuk mendapatkan restu dari ayah Sika dengan cara mengumpulkan uang mahar atau belis sesuai yang diminta oleh. Meski demikian, Sika berusaha untuk meyakinkan ayahnya bahwa cinta sejati tidak dapat dinilai dari materi atau status sosial, termasuk kisah cintanya bersama Akram.

Film "Nona Manis Sayange" dibintangi oleh sederet aktor dan aktris Indonesia, yakni Haico van Der Veken, Denzel Jordan Pangeran, Bhisma Mulia, Mathias Muchlis, Chanceline, Luz Victoria, dan lainnya.

"Nona Manis Sayange" saat ini berada di tahap akhir penyuntingan. Film tersebut dijadwalkan untuk tayang akhir 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.