ISPA Mulai Serang Tangerang
📅 Kamis, 24 Agu 2023, 01:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Azmi Samsul Maarif
TANGERANG - Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) karena polusi udara mulai menyerang Tangerang. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang telah menangani 23 kasus ISPA.
"Kami menangani 23 kasus ISPA," kata Kepala Instalasi Hukum Publikasi dan Informasi RSUD Kabupaten Tangerang, Hilwani, Rabu (23/8). Dia menyebutkan selama periode bulan Juli tercatat 23 kasus pasien mengidap ISPAyang sempat menjalani perawatan.
Dari total puluhan kasus ISPA tersebut secara rinci terdapat 12 kasus infeksi saluran pernapasan bagian atas akut, lima kasus faringitis akut, tiga kasus tonsilitis akut, tiga laringitis dan trakeitis akut. Ia menyebut pada periode Agustus, jumlah kasus gangguan pernapasan tersebut masih dalam tahap pendataan sehingga belum bisa disampaikan.
"Data ISPA bulan ini secara umum belum ada peningkatan signifikan. Jadi kalau mengarah dampak polusi udara itu masih nihil. Hanya pasien yang dirawat penyebabnya masih normatif akibat infeksi biasa," katanya.
Hilwani mengemukakan mengenai tingkat polusi udara Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) yang saat ini terus mengalami penurunan kualitas, hal itu masih tetap bisa berdampak terhadap gangguan kesehatan karena berkaitan erat dengan kasus ISPA.
Sebaiknya Anda baca juga:
Maka, dia menyarankan masyarakat agar menjaga kesehatan dengan menerapkan gaya hidup sehat, memakai masker, mengonsumsi makanan sehat, dan menjaga kebersihan.
"Yang pasti pengaruh polusi udara berdampak pada kesehatan. Untuk pencegahannya sama seperti yang diimbau pemerintah, memakai masker dan mengurangi kegiatan di luar rumah," jelas Hilwani.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!